Langkah mantap ditunjukkan Liverpool dalam lanjutan putaran ketiga Carabao Cup. Menjamu Tottenham Hotspur di hadapan puluhan ribu pendukungnya di Stadion Anfield, The Reds sukses mengunci kemenangan meyakinkan dengan skor 3-1 pada Rabu malam. Kemenangan ini otomatis mengantarkan armada Merseyside melenggang ke babak keempat turnamen.
Tampil dengan racikan strategi yang berani, pelatih Liverpool Andoni Iraola memutuskan merombak nyaris seluruh susunan pemain intinya. Sebanyak 10 perubahan dilakukan dalam starting lineup demi menjaga kebugaran tim sekaligus memberikan jam terbang kepada para talenta muda.
Dominasi Pemain Muda dan Keunggulan di Babak Pertama
Keputusan rotasi besar-besaran terbukti jitu. Para pemain muda seperti Trey Nyoni, Rio Ngumoha, dan James McConnell mampu mengimbangi intensitas permainan tim tamu sejak menit awal. Lini tengah Liverpool tampil bertenaga dan langsung menekan pertahanan Tottenham.
Kerja keras tuan rumah membuahkan hasil manis ketika Alexis Mac Allister berhasil membuka keunggulan pada menit ke-21. Memanfaatkan celah di lini belakang lawan, tembakan presisi gelandang asal Argentina itu sukses menggetarkan jala Tottenham dan membawa Liverpool memimpin 1-0 hingga turun minum.
Kronologi Gol: Aksi Jual Beli Serangan di Anfield
Memasuki paruh kedua, tempo pertandingan kian meningkat. Berikut urutan peristiwa krusial yang tercipta di lapangan:
- Menit ke-21: Alexis Mac Allister mencetak gol pembuka lewat sepakan akurat usai memanfaatkan skema serangan rapi Liverpool.
- Menit ke-54: Cody Gakpo memperlebar keunggulan menjadi 2-0 melalui sontekan tenang yang menuntaskan kerja sama apik di lini depan.
- Menit ke-69: Tottenham memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 berkat sundulan tajam Conor Gallagher yang gagal diantisipasi kiper The Reds.
- Menit ke-90+1: Dominik Szoboszlai menyegel kemenangan 3-1 lewat gol spektakuler di masa injury time yang disambut gemuruh seisi stadion.
Respons Pelatih: Pujian Iraola dan Kekecewaan De Zerbi
Usai peluit panjang dibunyikan, Andoni Iraola tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya terhadap performa para pemain pelapis dan darah muda yang diturunkan. Ia menilai keputusan menurunkan skuad segar menjadi kunci utama kemenangan timnya.
"Kami sempat kekurangan energi pada laga sebelumnya, sehingga saya sengaja menurunkan pemain dengan kaki yang segar. Seluruh stadion percaya pada momen itu dan Dominik Szoboszlai mencetak gol penutup yang luar biasa," ujar Iraola dalam konferensi pers usai pertandingan.
Di sisi lain, juru taktik Tottenham Roberto De Zerbi merasa sangat kecewa dengan hasil akhir. De Zerbi menilai anak asuhnya bermain cukup agresif namun kurang beruntung dalam mengonversi peluang matang di sepertiga akhir lapangan.
"Kami melepaskan 17 tembakan ke gawang. Kami hanya kurang beruntung dalam penyelesaian akhir dan momen-momen krusial," keluh De Zerbi mengomentari kekalahan timnya.
Comments (0)