warkini.
Viral

Longsor Terjang Aceh Tengah, Satu Warga Meninggal dan Belasan Luka

Kabar duka kembali datang dari wilayah dataran tinggi Sumatra. Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, se

Longsor Terjang Aceh Tengah, Satu Warga Meninggal dan Belasan Luka

Kabar duka kembali datang dari wilayah dataran tinggi Sumatra. Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, sejak sore hari memicu bencana tanah longsor di beberapa titik rawan perbukitan. Peristiwa memilukan ini mengakibatkan satu orang warga meninggal dunia dan sedikitnya 13 orang lainnya mengalami luka-luka akibat tertimbun material tanah serta tertimpa reruntuhan bangunan.

Kondisi kontur tanah yang curam dipadu dengan debit air hujan yang tinggi membuat lereng bukit kehilangan kestabilannya. Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, serta relawan masyarakat setempat langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi darurat di tengah cuaca yang masih diselimuti gerimis tebal dan ancaman longsor susulan.

Kronologi Detik-Detik Bencana Datang

Berdasarkan laporan di lapangan, peningkatan curah hujan sudah terjadi secara merata di kawasan Aceh Tengah sejak siang hari. Menjelang malam, tebing di sekitar pemukiman dan jalur lintas antar-kecamatan mulai ambrol menimpa permukiman warga serta menutup akses transportasi utama.

  1. Pukul 15.30 WIB: Hujan deras dengan intensitas lebat mulai mengguyur kawasan perbukitan Aceh Tengah tanpa henti, memicu luapan air dan pergeseran tanah labil.
  2. Pukul 17.45 WIB: Tebing setinggi belasan meter mengalami longsor pertama kali di kawasan pemukiman warga, menimpa sejumlah bangunan semi permanen yang berada persis di bawah lereng.
  3. Pukul 18.30 WIB: Warga bersama aparat desa berupaya melakukan penyelamatan mandiri dan melaporkan titik longsor ke pihak BPBD Kabupaten Aceh Tengah.
  4. Pukul 20.00 WIB: Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban tertimbun; satu korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi, sementara 13 korban luka segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
"Hujan sangat lebat dan berlangsung berjam-jam tanpa jeda. Tebing di belakang rumah warga tiba-tiba ambrol dengan cepat sebelum warga sempat menyelamatkan diri sepenuhnya. Saat ini seluruh korban luka sudah berada di puskesmas dan RSUD terdekat untuk perawatan intensif," ujar salah seorang petugas penanggulangan bencana di lokasi kejadian.

Dampak Kerusakan dan Proses Penanganan Darurat

Selain menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, material longsor berupa lumpur pekat, bebatuan besar, dan tumbangan pohon turut melumpuhkan aktivitas warga. Jalur transportasi antar-desa sempat terputus total karena tertutup material setinggi lebih dari satu meter.

  • Korban Jiwa dan Luka: 1 korban meninggal dunia, 13 warga menderita luka berat dan ringan akibat benturan material bangunan serta lumpur.
  • Kerusakan Bangunan: Sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami rusak berat dan rusak sedang setelah diterjang material tebing.
  • Akses Jalan Lumpuh: Jalur utama penghubung antar-kecamatan sempat tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
  • Pembersihan Jalur: Dua unit alat berat dikerahkan ke lokasi untuk mempercepat pembukaan akses jalan yang tertutup material longsor.

Imbauan Mitigasi Terhadap Ancaman Longsor Susulan

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar lereng bukit maupun bantaran sungai untuk tetap waspada dan bersedia mengungsi sementara ke titik yang lebih aman. Mengingat prakiraan cuaca dari BMKG menunjukkan potensi hujan sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan di wilayah Aceh Tengah.

Warga diminta segera melapor kepada perangkat desa atau posko darurat terdekat jika melihat tanda-tanda rekahan tanah di sekitar perbukitan agar langkah evakuasi dini bisa segera diambil demi mencegah bertambahnya korban jiwa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bobby-hartono

Editor Lifestyle. Mantan editor majalah lifestyle. Fokus pada tren, gaya hidup urban, dan budaya pop.

Comments (0)

User