Kabar mengejutkan datang dari lingkungan kampus Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur. Seorang mahasiswa dilaporkan terjatuh dari lantai enam salah satu gedung fakultas di lingkungan kampus tersebut. Peristiwa tragis ini sontak memicu kepanikan civitas akademika dan mahasiswa yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Hingga saat ini, korban yang mengalami luka berat langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang guna mendapatkan penanganan medis intensif. Pihak berwenang bersama satuan keamanan kampus langsung bergerak cepat mengamankan lokasi serta melakukan penyelidikan mendalam terkait kronologi pasti insiden tersebut.
Kronologi Kejadian Berdasarkan Fakta di Lapangan
Peristiwa nahas ini terjadi pada jam aktif perkuliahan. Sejumlah saksi mata mengaku mendengar suara benturan keras sebelum menyadari ada seseorang yang tergeletak di area dasar gedung. Berikut adalah rangkaian waktu kejadian yang berhasil dihimpun:
- Aktivitas Kampus Berjalan Normal: Sebelum peristiwa terjadi, situasi perkuliahan dan mobilitas mahasiswa di sekitar gedung terpantau normal tanpa tanda-tanda mencurigakan.
- Suara Benturan Keras Terdengar: Sekitar area gedung, saksi mata dikejutkan oleh suara benturan keras di pelataran lantai dasar yang langsung menarik perhatian mahasiswa di sekitarnya.
- Upaya Pertolongan Pertama: Petugas keamanan kampus (satpam) bersama beberapa staf pengajar segera mendatangi lokasi dan memastikan kondisi korban yang masih menunjukkan tanda-tanda vital.
- Evakuasi Cepat ke RSSA Malang: Korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans darurat menuju IGD RSSA Malang untuk mendapatkan tindakan penyelamatan darurat.
Kondisi Korban dan Penanganan Medis
Setibanya di rumah sakit, tim dokter RSSA Malang langsung melakukan tindakan stabilisasi. Korban dilaporkan mengalami cedera parah pada beberapa bagian tubuh akibat benturan keras dari ketinggian. Penanganan dilakukan di ruang perawatan intensif dengan pengawasan ketat tim medis gabungan.
"Korban saat ini dalam penanganan intensif tim dokter di RSSA. Kami fokus penuh pada keselamatan dan pemulihan kondisi pasien," terang salah satu perwakilan pihak kampus saat memberikan konfirmasi singkat kepada awak media.
Penyelidikan Polisi dan Langkah Pihak Kampus
Aparat kepolisian dari Polsek setempat bersama Tim Inafis Polresta Malang Kota telah tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP. Polisi memasang garis polisi guna mengamankan lokasi serta mengumpulkan rekaman CCTV dan keterangan sejumlah saksi kunci.
Beberapa langkah awal yang tengah dilakukan aparat kepolisian meliputi:
- Mengamankan rekaman CCTV gedung untuk memantau pergerakan korban sebelum insiden.
- Memeriksa barang bawaan dan ponsel korban sebagai bagian dari prosedur penyelidikan.
- Meminta keterangan dari rekan kuliah, dosen, serta petugas keamanan yang pertama kali tiba di lokasi.
Pihak rektorat Universitas Brawijaya mengimbau seluruh mahasiswa dan masyarakat untuk tidak menyebarkan spekulasi liar maupun foto dan video korban di media sosial demi menjaga privasi serta perasaan keluarga yang sedang berduka atas musibah ini.
Comments (0)