Laga derbi Manchester selalu menyajikan tensi panas, namun kemenangan terbaru Manchester City di bawah komando Enzo Maresca terasa jauh lebih emosional. Pelatih asal Italia itu tertangkap kamera berlari kencang menyusuri pinggir lapangan untuk merayakan kemenangan dramatis bersama para pendukung tandang City usai peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan tandang ini membuktikan ketangguhan mental skuad anyar The Citizens. Pasalnya, City harus bertarung lebih dari satu jam hanya dengan sepuluh pemain akibat kartu merah dini, namun tetap berhasil mengamankan poin penuh atas rival sekotanya.
Kronologi dan Momen Kunci Derbi Manchester
Jalannya pertandingan penuh dengan drama adu taktik, keputusan kontroversial, hingga determinasi tinggi para pemain di atas lapangan:
- Menit ke-23 (Kartu Merah Foden): Petaka menimpa City saat Phil Foden diganjar kartu merah langsung oleh wasit, memaksa tim tamu mengubah total skema permainan sejak pertengahan babak pertama.
- Dominasi Lini Tengah Anyar: Duet gelandang berharga hampir £250 juta (sekitar Rp5,1 triliun), Enzo Fernandez dan Elliot Anderson, tampil solid meredam serangan tuan rumah dan menjaga ritme pertandingan.
- Gol Penentu Erling Haaland: Striker andalan City sukses mencetak gol penentu kemenangan memanfaatkan kelengahan lini pertahanan United.
- Pemeriksaan Panjang VAR: Gol Haaland sempat ditinjau cukup lama oleh Video Assistant Referee (VAR) sebelum akhirnya disahkan karena Fernandez dinilai tidak mengganggu pergerakan aktif lawan saat mencoba menyundul bola.
Adaptasi Taktik Cerdas Maresca Bungkam Tuan Rumah
Bermain pincang di markas lawan tidak membuat City panik. Maresca menunjukkan kelihaian taktiknya dengan meredam senjata utama asuhan Michael Carrick. Sadar bahwa United sangat berbahaya dalam skema serangan balik cepat, City memilih untuk bermain lebih rapat dan disiplin.
"Saya pikir pertandingan dengan 10 pemain menjadi lebih sulit bagi kami, tetapi juga menyulitkan mereka. Mereka adalah tim yang menyukai transisi cepat dan ruang kosong di belakang garis pertahanan. Dengan 10 pemain, kami justru memilih turun bertahan, menunggu mereka, sehingga kami tidak memberikan celah transisi sama sekali," ujar Enzo Maresca.
Protes Keras Manchester United dan Bukti Konsistensi City
Keputusan wasit yang mengesahkan gol kemenangan Haaland menuai protes keras dari kubu tuan rumah. Bek tengah Manchester United, Lisandro Martinez, secara terbuka meluapkan kekecewaannya dan menyebut keputusan tersebut sebagai sebuah "ketidakadilan" bagi timnya.
Kendati demikian, Manchester United dinilai minim kreativitas untuk membongkar pertahanan rapat City yang bermain dengan defisit pemain. Kemenangan ini sekaligus menegaskan momentum positif era baru City pasca-kepergian Pep Guardiola.
Setelah sempat diragukan akibat kekalahan telak 0-3 dari Arsenal di ajang Community Shield, Manchester City kini mencatat respons sempurna:
- Meraih empat kemenangan beruntun di pentas Premier League guna menempel ketat Arsenal di papan atas klasemen.
- Membuka kampanye Liga Champions dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas FC Porto di laga tandang.
Comments (0)