Mantan Presiden Timor Leste Francisco Guterres Meninggal Dunia
Duka mendalam menyelimuti Timor Leste dan komunitas internasional. Mantan Presiden Republik Demokratik Timor Leste, Francisco Guterres, yang akrab disapa Lú-Olo, meninggal dunia pada Minggu (21/6) di
Duka mendalam menyelimuti Timor Leste dan komunitas internasional. Mantan Presiden Republik Demokratik Timor Leste, Francisco Guterres, yang akrab disapa Lú-Olo, meninggal dunia pada Minggu (21/6) di Rumah Sakit Prince Court, Kuala Lumpur, Malaysia. Ia mengembuskan napas terakhir dalam usia 71 tahun setelah menjalani perawatan medis intensif. Kabar kepergiannya dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga dan disampaikan secara resmi oleh Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim.
Francisco Guterres bukan sekadar mantan kepala negara. Ia adalah salah satu figur sentral dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Timor Leste dari pendudukan Indonesia. Lahir pada 7 September 1954 di Ossu, distrik Viqueque, Guterres muda telah aktif dalam gerakan perlawanan bawah tanah melawan pemerintahan kolonial Portugal, dan kemudian menjadi tokoh penting di sayap militer Fretilin (FALINTIL) selama masa pendudukan Indonesia.
Karier politiknya terus menanjak pasca-referendum kemerdekaan 1999. Guterres dipercaya sebagai Ketua Parlemen Nasional pertama Timor Leste dari 2002 hingga 2007, periode krusial di mana lembaga legislatif negara muda itu dibentuk dan fondasi demokrasi mulai diletakkan. Ia kembali menduduki jabatan Ketua Parlemen pada 2012-2017, menunjukkan kepercayaan yang besar dari rekan-rekan separtai dan rakyat Timor Leste terhadap kepemimpinannya yang tenang dan berwibawa.
Puncak karier politiknya terjadi pada 2017, ketika Guterres terpilih sebagai Presiden ke-6 Timor Leste, menggantikan Taur Matan Ruak. Ia dilantik secara resmi pada 20 Mei 2017, bertepatan dengan peringatan 15 tahun pemulihan kemerdekaan negara itu. Masa kepresidenannya yang berlangsung hingga 2022 diwarnai dengan tantangan politik yang signifikan, termasuk kebuntuan parlemen berkepanjangan yang memaksanya membubarkan parlemen dan menyerukan pemilu dini pada 2018. Meskipun begitu, Guterres tetap dihormati karena dedikasinya menjaga stabilitas dan kedaulatan Timor Leste di tengah badai politik.
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menyampaikan belasungkawa mendalam atas nama pemerintah dan rakyat Malaysia. "Saya menerima kabar duka ini dengan perasaan yang sangat berat. Kepergian Francisco Guterres adalah kehilangan besar bukan hanya bagi bangsa Timor Leste, tetapi juga bagi dunia internasional. Beliau adalah negarawan sejati yang telah mengabdikan seluruh hidupnya untuk kemerdekaan dan kemajuan rakyatnya," ujar Anwar dalam pernyataan resminya.
Anwar juga mengenang peran Guterres dalam memperkuat hubungan bilateral antara Timor Leste dan Malaysia, serta komitmennya terhadap perdamaian dan stabilitas kawasan Asia Tenggara. "Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi cobaan ini," tambahnya.
Sebelum dirawat di Malaysia, Guterres diketahui telah mengalami masalah kesehatan yang serius dalam beberapa bulan terakhir. Tim medis di Rumah Sakit Prince Court telah berupaya maksimal, namun takdir berkata lain. Jenazah rencananya akan diterbangkan kembali ke Dili untuk disemayamkan dan dimakamkan secara kenegaraan. Pemerintah Timor Leste diperkirakan akan mengumumkan masa berkabung nasional untuk menghormati jasa dan pengorbanan almarhum semasa hidupnya.
Francisco Guterres meninggalkan warisan yang mendalam sebagai mantan pejuang gerilya, pemimpin parlemen, dan presiden yang selalu menempatkan kepentingan bangsa di atas segalanya. Dari hutan-hutan perlawanan di Timor Leste hingga istana kepresidenan di Dili, perjalanan hidupnya adalah cerminan dari perjuangan panjang rakyat Timor Leste menuju kemerdekaan dan kedaulatan penuh. Selamat jalan, Lú-Olo.
Pewarta media ini akan terus memantau perkembangan terbaru seputar rencana pemakaman kenegaraan dan respons resmi dari pemerintah Timor Leste. Informasi lebih lanjut akan disampaikan sebagaimana diperoleh dari sumber-sumber resmi. Hanya di Warkini.com, kami hadirkan liputan terpercaya seputar peristiwa penting di kawasan dan dunia.
Comments (0)