warkini.
Travel

Marco Rubio Kunjungi Peru untuk Perkuat Pemberantasan Terorisme Narkoba

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio resmi mengakhiri rangkaian turnya di kawasan Amerika Selatan dengan mendarat di Lima, Peru. Kunjungan penti

Marco Rubio Kunjungi Peru untuk Perkuat Pemberantasan Terorisme Narkoba

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio resmi mengakhiri rangkaian turnya di kawasan Amerika Selatan dengan mendarat di Lima, Peru. Kunjungan penting ini difokuskan pada dialog intensif terkait keamanan regional dan langkah bersama memberantas kartel kriminal lintas batas yang kian meresahkan.

Sebelum tiba di ibu kota Peru tersebut, Rubio telah lebih dulu menyambangi Kolombia dan Ekuador. Di kedua negara tetangga itu, ia secara terbuka menyambut baik peningkatan koordinasi militer serta penegakan hukum guna menumpas geng-geng kejahatan terorganisasi yang kini resmi dikategorikan Washington sebagai organisasi teroris.

Aliansi "Shield of the Americas" Melawan Narkoba

Di Peru, Rubio dijadwalkan melangsungkan pertemuan tatap muka dengan Presiden Keiko Fujimori sebelum memberikan keterangan pers bersama. Momentum diplomasi ini bertepatan dengan keputusan Peru bergabung ke dalam inisiatif "Shield of the Americas", sebuah koalisi strategis besutan Presiden AS Donald Trump untuk membendung perdagangan narkotika dan mafia transnasional di seluruh benua.

Peru sendiri saat ini menyandang status sebagai salah satu negara penghasil kokain terbesar di dunia. Situasi keamanan domestik di negara berpenduduk 34 juta jiwa tersebut mengalami penurunan drastis dalam beberapa tahun terakhir. Angka pembunuhan melonjak signifikan sejak 2018 seiring ekspansi jaringan penyelundupan narkoba internasional yang memanfaatkan wilayah pedalaman Peru.

Menteri Luar Negeri Peru, Carlos Espa, mengungkapkan bahwa pemerintahannya menempatkan dua fokus utama dalam perundingan bilateral bersama AS:

  • Peningkatan Kerja Sama Keamanan: Memperkuat intelijen dan operasi gabungan untuk membubarkan sindikat narkoba.
  • Mitigasi Bencana Alam: Koordinasi kesiapsiagaan menghadapi dampak anomali cuaca ekstrem El Nino.

Menumpas Geng Kriminal dengan Status Teroris

Langkah agresif Washington tercermin jelas saat Rubio singgah di Quito, Ekuador. Di sana, Rubio secara resmi mengumumkan penetapan Los Tiguerones—salah satu geng paling berbahaya di Ekuador—sebagai organisasi teroris asing. Label ini membuat seluruh akses mereka terhadap sistem keuangan Amerika Serikat terputus total.

Sebelumnya, AS telah memberlakukan sanksi serupa terhadap kartel Sinaloa asal Meksiko serta sindikat Tren de Aragua asal Venezuela.

"Kita bukan lagi membicarakan kelompok mafia biasa, melainkan teroris. Jika kita tidak mengambil tindakan tegas dan bersama-sama menumpas kelompok-kelompok ini, mereka akan melahap negara-negara ini seutuhnya," tegas Rubio kepada awak media.

Gesekan Geopolitik dengan Tiongkok

Rangkaian lawatan Rubio memperlihatkan perubahan peta politik Amerika Selatan, di mana gelombang pemerintahan sayap kanan kian mendekat ke poros Washington. Di sisi lain, manuver ini mempertegas ambisi pemerintahan Trump untuk membendung penetrasi pengaruh Tiongkok, Rusia, dan Iran di kawasan Amerika Latin.

Menanggapi manuver AS, Kedutaan Besar Tiongkok di Lima langsung mengeluarkan pernyataan keras sebelum kedatangan Rubio. Pihak Beijing menegaskan bahwa Amerika Latin bukan lagi "halaman belakang" negara mana pun, sekaligus membela kerja sama ekonomi yang selama ini mereka jalin di kawasan tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rangga-pradana

Content Creator. Mengelola konten viral, podcast, dan video pendek.

Comments (0)

User