warkini.
Travel

PARIS — Saksi Sebut Penembakan Eks-Pemain Ragbi Aramburú Seperti Berburu Manusia

Ruang sidang Pengadilan Assize Paris mendadak hening ketika rekaman video yang belum pernah terpublikasi sebelumnya diputar di hadapan majelis hakim. Pada

PARIS — Saksi Sebut Penembakan Eks-Pemain Ragbi Aramburú Seperti Berburu Manusia

Ruang sidang Pengadilan Assize Paris mendadak hening ketika rekaman video yang belum pernah terpublikasi sebelumnya diputar di hadapan majelis hakim. Pada hari kedelapan persidangan kasus pembunuhan tragis mantan pemain ragbi internasional asal Argentina, Federico Martín Aramburú, suasana emosional menyelimuti keluarga korban dan jajaran terdakwa yang hadir di persidangan.

Tragedi yang terjadi pada Maret 2022 lalu di jantung kota Paris kembali menyeruak setelah seorang saksi kunci membuka suara. Saksi bernama François, yang malam itu duduk persis di belakang meja korban, memberikan kesaksian mencekam mengenai detik-detik sebelum nyawa mantan bintang tim nasional Argentina Los Pumas tersebut dihabisi secara brutal.

Kesaksian Horor dan Rekaman Baru di Bar Le Mabillon

Perselisihan berdarah itu bermula di sebuah bar populer, Le Mabillon, yang terletak di kawasan elit Saint-Germain-des-Prés, Paris. Menurut kesaksian François, ketegangan antar kelompok terasa begitu intens dan meningkat hanya dalam hitungan menit. Di satu meja, Aramburú sedang menikmati malam bersama sahabatnya, Shaun Hegarty. Namun, tak jauh dari mereka, duduk para terdakwa yang memiliki rekam jejak politik radikal.

Para terdakwa tersebut adalah Loïk Le Priol—seorang mantan komando angkatan laut Prancis yang juga figur gerakan sayap kanan ekstrem Groupe Union Défense (GUD)—bersama rekannya Romain Bouvier dan kekasih Le Priol, Lyson R.

"Itu bukan sekadar perkelahian bar biasa. Apa yang saya lihat malam itu terasa seperti aksi perburuan manusia. Ada rasa permusuhan yang sangat dingin dan mematikan di mata mereka," ungkap François di hadapan majelis hakim.

Dalam persidangan tersebut, jaksa penuntut memutar rekaman kamera pengawas (CCTV) teras bar yang sebelumnya dirahasiakan. Video tersebut memperlihatkan dengan jelas bagaimana provokasi awal terjadi hingga berujung pada kontak fisik di luar area bar, sebelum akhirnya berlanjut pada aksi penembakan mematikan di jalanan.

Ringkasan Fakta Persidangan Kasus Aramburú

Parameter Detail Kasus
Korban Utama Federico Martín Aramburú (Eks-Pemain Ragbi Argentina)
Waktu & Tempat Maret 2022, Bar Le Mabillon, Paris
Terdakwa Utama Loïk Le Priol & Romain Bouvier (Eks-Anggota GUD)
Bukti Baru CCTV Teras Bar & Kesaksian Saksi Mata "François"

Kronologi Pertikaian Hingga Berujung Maut

Berdasarkan rekaman video dan fakta-fakta yang terungkap di persidangan, berikut adalah gambaran eskalasi konflik yang merenggut nyawa sang atlet:

  • Awal Perdebatan: Adanya perselisihan verbal di area teras bar antara rombongan Le Priol dan kelompok Aramburú yang dipicu oleh ketegangan sepele.
  • Intervensi Petugas: Staf keamanan bar sempat memisahkan kedua belah pihak dan meminta mereka meninggalkan lokasi untuk mencegah keributan lebih lanjut.
  • Pengejaran di Jalanan: Bukannya membubarkan diri, para terdakwa justru diduga melakukan pengejaran terhadap korban saat berjalan menuju hotel tempat tinggalnya.
  • Aksi Penembakan Fatal: Beberapa tembakan dilepaskan, memicu trauma mendalam bagi para saksi dan menewaskan sang legenda ragbi di tempat kejadian.

Bayang-Bayang Ekstremisme Kanan di Prancis

Kasus pembunuhan Aramburú bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan telah menyita perhatian publik internasional karena keterlibatan figur-figur dari kelompok radikal sayap kanan. Loïk Le Priol dikenal memiliki rekam jejak kekerasan politik di Prancis, yang membuat publik semakin mengecam tindakan brutal tersebut.

Bagi keluarga korban yang hadir di persidangan, setiap detik pemutaran video dan kesaksian saksi menjadi luka lama yang kembali terbuka. "Kami hanya ingin keadilan ditegakkan secara adil dan transparan tanpa ada yang ditutup-tutupi," tutur perwakilan keluarga dengan nada haru di luar ruang sidang.

Persidangan di Pengadilan Assize Paris ini diprediksi masih akan berlangsung selama beberapa pekan ke depan untuk mendengarkan keterangan saksi ahli serta pembelaan dari pihak terdakwa sebelum vonis akhir dijatuhkan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS jovan-pratama

Reporter Kuliner. Food enthusiast. Review restoran, resep, dan tren makanan.

Comments (0)

User