warkini.
Viral

Pelindo Meluncurkan Layanan Onshore Power Supply di Pelabuhan Tanjung Priok

Suasana sibuk di Pelabuhan Tanjung Priok kini mulai menyiratkan warna baru: hijau. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo secara resmi meluncurkan f

Pelindo Meluncurkan Layanan Onshore Power Supply di Pelabuhan Tanjung Priok

Suasana sibuk di Pelabuhan Tanjung Priok kini mulai menyiratkan warna baru: hijau. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo secara resmi meluncurkan fasilitas Onshore Power Supply (OPS) di pelabuhan tersibuk di Indonesia tersebut. Langkah strategis ini menandai babak baru dalam komitmen transformasi menuju pelabuhan ramah lingkungan (*green port*) sekaligus mendukung efisiensi energi di sektor maritim nasional.

Selama berpuluh-puluh tahun, kapal-kapal kargo dan peti kemas yang bersandar di dermaga terpaksa terus menyalakan mesin bantu (*auxiliary engine*) berbasis bahan bakar fosil demi menjaga pasokan listrik internal kapal. Praktik ini tidak hanya memicu emisi karbon yang membumbung tinggi, tetapi juga menyumbang polusi udara dan kebisingan di kawasan pesisir. Kehadiran teknologi OPS menjadi solusi konkret untuk menghentikan ketergantungan tersebut.

Revolusi Energi: Mematikan Mesin Kapal di Dermaga

Dengan hadirnya fasilitas OPS, kapal yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok kini cukup "mencolokkan" kabel jaringan listrik kapal mereka ke instalasi daya darat yang disediakan oleh Pelindo. Sistem ini memungkinkan kapal mematikan mesin bantu bertenaga solar atau bahan bakar berat (*Heavy Fuel Oil*) selama proses bongkar muat berlangsung.

"Transformasi menuju green port bukan lagi sekadar tren global, melainkan kebutuhan mendesak bagi industri maritim. Layanan Onshore Power Supply di Tanjung Priok ini adalah komitmen nyata Pelindo dalam menurunkan emisi gas rumah kaca secara signifikan,"

Inovasi ini diyakini menjadi modal penting bagi Indonesia untuk memenuhi standar internasional yang ditetapkan oleh International Maritime Organization (IMO) terkait pengurangan jejak karbon dari rantai pasok global.

Analisis Perbandingan: Operasi Konvensional vs Layanan OPS

Penerapan OPS memberikan dampak langsung yang terukur, baik dari sudut pandang ekologi maupun ekonomi. Berikut adalah tabel perbandingan operasional kapal saat berada di dermaga:

| Listrik Darat Terintegrasi |
Indikator Operasional Metode Konvensional (Auxiliary Engine) Fasilitas Onshore Power Supply (OPS)
Sumber Energi Bahan Bakar Fosil (BBM / HFO)
Emisi Gas Buang Tinggi (Menghasilkan CO2, SOx, NOx) Nihil di Area Dermaga (Zero Emission)
Tingkat Kebisingan Sangat Bising (Suara Mesin Kapal) Senyap dan Ramah Lingkungan
Efisiensi Biaya Kapal Tinggi (Terpengaruh Fluktuasi Harga BBM) Hemat 20% hingga 30% dari Biaya BBM

Dampak Lingkungan dan Efisiensi Operasional

Penerapan layanan OPS di Tanjung Priok diproyeksikan mampu menekan emisi karbon hingga puluhan ribu ton CO2 per tahun, sekaligus memangkas pemakaian bahan bakar minyak secara drastis. Tak hanya menciptakan udara yang jauh lebih bersih bagi kawasan Jakarta Utara dan sekitarnya, teknologi ini juga memberikan dorongan ekonomi yang menguntungkan bagi para pengusaha pelayaran.

Sejumlah pengamat maritim menilai bahwa penghematan biaya operasional dari penggunaan listrik darat bisa mencapai angka 30 persen dibandingkan dengan pengeluaran untuk pembakaran BBM fosil. "Ini merupakan situasi saling menguntungkan (win-win solution), di mana bisnis pelayaran menjadi jauh lebih hemat sementara kelestarian lingkungan pesisir tetap terjaga," ungkap pakar efisiensi energi maritim.

Menuju Peta Jalan Pelabuhan Hijau Nasional

Peluncuran fasilitas OPS di Pelabuhan Tanjung Priok bukanlah titik akhir, melainkan awal dari skenario besar Pelindo dalam memodernisasi infrastruktur pelabuhan di seluruh Nusantara. Perusahaan pelat merah ini menargetkan standarisasi fasilitas ramah lingkungan di berbagai pelabuhan utama lainnya secara berkala.

Langkah ini sangat sejalan dengan target besar Pemerintah Indonesia untuk mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060. Dengan penguatan teknologi ramah lingkungan ini, Tanjung Priok tidak hanya semakin siap bersaing di kancah maritim global, tetapi juga membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi dan kepedulian ekologis mampu berjalan berdampingan secara harmonis.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bobby-hartono

Editor Lifestyle. Mantan editor majalah lifestyle. Fokus pada tren, gaya hidup urban, dan budaya pop.

Comments (0)

User