Pengamanan Diperketat saat Warga Israel Masuki Kota Tua Hebron

Hebron, Tepi Barat – Suasana Kota Tua Hebron kembali mencekam setelah pasukan keamanan Israel memberlakukan pembatasan ketat terhadap akses warga Palestina, bertepatan dengan masuknya rombongan bes

Jul 08, 2026 - 00:11
0 1
Pengamanan Diperketat saat Warga Israel Masuki Kota Tua Hebron

Hebron, Tepi Barat – Suasana Kota Tua Hebron kembali mencekam setelah pasukan keamanan Israel memberlakukan pembatasan ketat terhadap akses warga Palestina, bertepatan dengan masuknya rombongan besar warga permukiman Israel ke kawasan bersejarah tersebut. Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami di lapangan, langkah pengamanan ekstra ini diambil untuk mengamankan jalur yang akan dilalui para pemukim menuju situs-situs suci yang berada di jantung kota tua.

Pantauan koresponden Warkini.com menyebutkan, sejak pagi hari sejumlah pos pemeriksaan dadakan didirikan di pintu-pintu masuk utama menuju Distrik H2, area yang berada di bawah kendali penuh militer Israel. Warga Palestina yang hendak menuju rumah, tempat usaha, atau tempat ibadah di dalam kota tua terpaksa harus melalui pemeriksaan ketat, sementara sebagian lainnya dilarang melintas sama sekali hingga kegiatan warga Israel selesai.

Akses Warga Palestina Dibatasi Total

Para pedagang di Pasar Grosir Hebron yang biasanya ramai oleh aktivitas jual beli terpaksa menutup kios lebih awal. Seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya menuturkan, situasi ini sudah menjadi pola berulang setiap kali ada kunjungan besar dari pemukim. "Mereka datang dengan pengawalan tentara, dan kami harus menyingkir dari jalanan sendiri. Hari ini bahkan anak-anak tidak bisa pergi ke sekolah karena jalan ditutup," ujarnya dengan nada frustrasi.

"Setiap kali mereka masuk, kami yang seakan menjadi tamu di tanah leluhur kami sendiri. Hidup kami berhenti total selama berjam-jam," kata seorang warga Palestina kepada tim liputan kami.

Pihak militer Israel dalam keterangan resminya menyatakan bahwa pengetatan akses dilakukan demi mencegah potensi bentrokan dan menjaga keamanan seluruh pihak. Mereka menegaskan bahwa kunjungan warga Israel ke kompleks Masjid Ibrahimi dan permukiman di sekitar kota tua adalah kegiatan yang diatur jadwalnya secara periodik, dan pengamanan merupakan prosedur standar.

Ketegangan Meningkat di Tengah Peringatan Hari Besar

Ketegangan kali ini meningkat karena berdekatan dengan peringatan hari besar keagamaan Yahudi, yang membuat volume kunjungan pemukim melonjak hingga tiga kali lipat dibandingkan hari biasa. Organisasi hak asasi manusia Palestina mengecam pembatasan sepihak ini sebagai bentuk hukuman kolektif terhadap warga sipil yang tidak terkait dengan situasi keamanan.

Data dari lembaga pemantau independen yang dikutip media kami menunjukkan bahwa selama tahun ini saja, sudah tercatat lebih dari 120 kali penutupan akses serupa di Kota Tua Hebron, dengan durasi bervariasi dari tiga jam hingga sehari penuh. Hal ini berdampak langsung pada perekonomian lokal yang sebagian besar bergantung pada sektor perdagangan dan pariwisata religi.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar Pos Pemeriksaan Jalan Al-Shuhada masih terpantau tegang namun terkendali. Ratusan warga Palestina terlihat berkumpul menunggu giliran melintas, sementara patroli militer Israel terus berjaga di sepanjang rute yang dilewati pemukim. Belum ada laporan resmi terkait korban luka maupun penangkapan dalam peristiwa kali ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sasha-gunawan

Editor Hiburan. Editor film, musik, dan budaya pop.

Comments (0)

User