Percepat Pembangunan Pekanbaru, Andre Rosiade Dorong CSR BUMN dan Skema KPBU

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Dalam langkah konkret yang diambil, ia mendorong sinergi strategis

Jul 08, 2026 - 00:16
0 0
Percepat Pembangunan Pekanbaru, Andre Rosiade Dorong CSR BUMN dan Skema KPBU

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Dalam langkah konkret yang diambil, ia mendorong sinergi strategis antara pemerintah daerah dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui optimalisasi program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) serta penerapan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Upaya ini diharapkan mampu menjawab sejumlah kebutuhan infrastruktur dan layanan publik yang selama ini menjadi prioritas warga Pekanbaru.

Berdasarkan laporan yang dihimpun Warkini.com, kunjungan kerja Andre ke ibu kota Provinsi Riau itu menjadi tindak lanjut atas sejumlah aspirasi yang telah disampaikan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru. Ia menekankan bahwa meskipun daerah tersebut bukan bagian dari daerah pemilihannya di Sumatera Barat, semangat untuk membantu masyarakat tidak mengenal batas wilayah. “Sebagai anggota DPR, tugas kami membantu masyarakat. Meskipun ini bukan daerah pemilihan saya, kalau ada yang bisa dibantu tentu akan kami perjuangkan. Insya Allah beberapa hal yang disampaikan Pak Wali Kota akan segera kami tindak lanjuti,” ujar Andre dalam keterangannya, Sabtu (20/6/2026).

Sinergi BUMN dan Optimalisasi CSR

Melalui posisinya di Komisi VI yang membidangi perindustrian, investasi, dan BUMN, Andre memiliki akses langsung untuk memfasilitasi kolaborasi antara perusahaan pelat merah dan pemerintah daerah. Dalam pertemuan tersebut, beberapa program yang menjadi perhatian antara lain perbaikan infrastruktur jalan, pengelolaan lingkungan, pengembangan fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Andre mengidentifikasi sejumlah BUMN yang potensial untuk digandeng, seperti PT Hutama Karya untuk pembangunan jalan dan jembatan, PT PLN dan PT Pertamina untuk dukungan energi dan listrik di kawasan perbatasan kota, serta PT Telekomunikasi Indonesia untuk memperkuat konektivitas digital.

Program CSR yang diintegrasikan tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan diarahkan pada dampak jangka panjang dan terukur. Dengan demikian, dana CSR yang dikucurkan BUMN benar-benar menyasar masalah struktural di Pekanbaru, seperti pengelolaan drainase untuk mencegah banjir, revitalisasi ruang terbuka hijau, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan keterampilan.

Skema KPBU, Solusi Pendanaan Inovatif

Selain CSR, Andre juga mendorong pemanfaatan skema KPBU untuk proyek-proyek strategis yang membutuhkan investasi besar. Skema ini memungkinkan pemerintah kota berbagi risiko dan pendanaan dengan pihak swasta atau BUMN, sehingga pembangunan tidak sepenuhnya bergantung pada APBD yang terbatas. Beberapa sektor yang dinilai cocok untuk pendekatan KPBU di Pekanbaru meliputi sistem penyediaan air minum, pengelolaan persampahan, dan pengembangan transportasi publik.

Dengan menggabungkan dua pendekatan—yaitu CSR yang langsung menyentuh kebutuhan sosial masyarakat dan KPBU yang menawarkan proyek komersial berkelanjutan—Pekanbaru diharapkan dapat mengalami lompatan pembangunan yang signifikan dalam beberapa tahun ke depan. Andre menutup pertemuan dengan optimisme bahwa koordinasi lintas lembaga ini akan segera membuahkan hasil nyata bagi masyarakat Pekanbaru.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
wendy-anwar

Reporter Trending. Reporter fenomena internet dan konten viral.

Comments (0)

User