Prabowo Sebut Dapur MBG Polri yang Terbaik di Hari Bhayangkara ke-80
Bogor – Dalam suasana khidmat peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi tinggi terhadap jajaran Kepolisian Republik Indonesia, terutama atas kontribusi mer
Bogor – Dalam suasana khidmat peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi tinggi terhadap jajaran Kepolisian Republik Indonesia, terutama atas kontribusi mereka dalam menyukseskan program prioritas nasional: Makan Bergizi Gratis. Presiden secara langsung memimpin upacara di Satuan Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (30/6/2026), didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan sejumlah pejabat tinggi negara. Di hadapan ribuan personel Polri yang berbaris rapi, Prabowo tak segan menyebut bahwa dapur-dapur yang dikelola Polri untuk program ini adalah yang terbaik di antara semua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada.
Peninjau Dunia dan Standar Terbaik
Presiden Prabowo dalam amanatnya menyinggung soal kunjungan para peninjau dari berbagai negara yang secara khusus datang untuk melihat langsung implementasi SPPG di Indonesia. Menurutnya, minat dunia internasional terhadap program ini cukup tinggi, mengingat Indonesia menjadi salah satu negara yang secara masif menjalankan penyediaan makanan bergizi gratis untuk anak-anak sekolah dan kelompok rentan. Dalam berbagai kesempatan, rombongan asing tersebut diajak meninjau beberapa unit SPPG, termasuk yang dibangun dan dioperasikan oleh Polri. Dari situlah muncul keyakinan Prabowo bahwa dapur MBG milik Polri memiliki standar paling unggul.
"Saya sudah sampaikan berkali-kali, dan hari ini saya ulangi lagi: dapur-dapur MBG yang dibangun Polri itu yang terbaik. Kita tidak perlu ragu menyampaikan ini karena buktinya nyata, bahkan peninjau dari luar negeri pun mengakui kebersihan, efisiensi, dan kualitas gizinya," tegas Prabowo, disambut tepuk tangan gemuruh dari para peserta upacara.
Bukti Nyata Kolaborasi Nasional
Pernyataan tegas Presiden ini bukan sekadar pujian seremonial. Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu andalan pemerintah dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Polri, di luar tugas utamanya menjaga keamanan dan ketertiban, telah menempatkan diri sebagai mitra strategis dalam misi kemanusiaan ini. Beberapa SPPG yang dikelola Polri tersebar di berbagai wilayah, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan intervensi gizi secara cepat. Dapur-dapur ini menerapkan protokol ketat mulai dari pemilihan bahan baku, proses memasak, hingga distribusi. Presiden menekankan bahwa keterlibatan Polri dalam program ini menjadi bukti bahwa institusi Bhayangkara mampu melampaui peran konvensionalnya.
Upacara Hari Bhayangkara ke-80 kali ini memang terasa berbeda. Panggung utama tak hanya menampilkan defile pasukan dan atraksi keterampilan, tetapi juga menjadi ajang penegasan komitmen pemerintah terhadap program-program kerakyatan. Prabowo menyempatkan diri menyapa sejumlah perwira yang terlibat langsung dalam rantai pasok MBG, menanyakan kendala di lapangan, serta mendorong agar standar yang sudah tinggi ini terus dipertahankan. Kehadiran Wapres Gibran yang selama ini juga aktif memantau program Makan Bergizi Gratis menambah bobot pesan bahwa kolaborasi lintas institusi adalah kunci suksesnya pembangunan gizi nasional.
Menurut data yang dirangkum dari laporan kami, sejauh ini puluhan ribu porsi makanan bergizi telah disalurkan setiap hari melalui SPPG Polri. Dapur-dapur ini tidak hanya melayani sekolah, tetapi juga pesantren dan balai kesehatan masyarakat. Kecepatan, kebersihan, dan ketepatan nilai gizi menjadi tiga aspek yang mendapatkan sorotan positif dari para peninjau internasional. Prestasi ini sekaligus menjadi jawaban atas skeptisisme sejumlah pihak pada awal program bergulir. Presiden Prabowo menutup amanatnya dengan pesan penuh semangat agar momentum Hari Bhayangkara ini menjadi pelecut untuk terus mengabdi tanpa batas. "Polri bukan hanya garda terdepan keamanan, tetapi juga garda terdepan kemanusiaan," pungkasnya.
Comments (0)