Produsen Mobil Detroit Khawatir Revisi Perjanjian Perdagangan Bikin Rugi Miliaran

Detroit — Ketakutan kembali menyelimuti industri otomotif Amerika Serikat. Para eksekutif pabrikan mobil di Detroit menilai sejumlah usulan Washington yang

Produsen Mobil Detroit Khawatir Revisi Perjanjian Perdagangan Bikin Rugi Miliaran

Detroit — Ketakutan kembali menyelimuti industri otomotif Amerika Serikat. Para eksekutif pabrikan mobil di Detroit menilai sejumlah usulan Washington yang mengemuka menjelang perundingan perdagangan dengan Meksiko bulan depan berpotensi mengerek biaya produksi hingga miliaran dolar. Kekhawatiran ini muncul di tengah upaya revisi Perjanjian Amerika Serikat–Meksiko–Kanada (CUSMA/USMCA) yang selama ini menjadi tulang punggung rantai pasok otomotif kawasan.

Di lantai pabrik Detroit Assembly Complex – Mack Plant, robot-robot raksasa masih setia mengukur titik-titik permukaan dan keselarasan rangka Jeep Grand Cherokee L yang baru meluncur dari jalur perakitan. Pemandangan itu menjadi simbol betapa terintegrasinya industri mobil Amerika Utara: komponen dibuat di satu negara, dirakit di negara lain, dan dijual di negara ketiga. Setiap perubahan aturan di satu titik rantai pasok akan bergetar ke seluruh kawasan.

Usulan yang Mengancam Rantai Pasok

Menjelang pertemuan dengan pejabat perdagangan Meksiko bulan depan, Washington dikabarkan mengajukan usulan yang lebih ketat terkait aturan asal-usul barang (rules of origin) dan persentase kandungan regional. Saat ini CUSMA mewajibkan kendaraan memenuhi 75 persen kandungan regional untuk bebas tarif, naik dari 62,5 persen di era NAFTA. Jika ambang batas dinaikkan lebih jauh, produsen yang selama ini mengandalkan komponen lintas batas bisa kehilangan akses bebas tarif, dan biaya tambahan itu pada akhirnya dibebankan ke konsumen.

"Kami memahami keinginan pemerintah memperkuat industri dalam negeri, tetapi memutus rantai pasok yang sudah berjalan puluhan tahun bukanlah jawaban. Ini akan menghancurkan daya saing kami di pasar global," ujar seorang eksekutif senior pabrikan otomotif Detroit yang tidak mau disebut namanya.

Kalkulasi Kerugian

Perkiraan awal menyebut potensi kerugian bisa mencapai miliaran dolar per tahun bagi tiga raksasa otomotif Detroit: General Motors, Ford, dan Stellantis. Angka itu berasal dari kombinasi tarif impor tambahan, biaya kepatuhan terhadap aturan baru, dan gangguan logistik akibat perombakan ketentuan. Tabel berikut merangkum perbandingan kondisi sebelum dan sesudah potensi revisi perjanjian:

AspekSebelum RevisiPotensi Setelah Revisi
Kandungan regional kendaraan75% (aturan CUSMA)Bisa dinaikkan lebih tinggi
Tarif impor komponen kawasanBebas tarifBerpotensi kena tarif tambahan
Biaya produksi per kendaraanRelatif stabilDiperkirakan naik signifikan
Daya saing ekspor ke pasar globalKompetitifTertekan biaya kepatuhan baru

Meksiko: Mitra Sekaligus Pesaing

Ironisnya, Meksiko adalah bagian tak terpisahkan dari strategi produksi Detroit. Ratusan ribu komponen buatan Meksiko masuk ke jalur perakitan Amerika Serikat setiap tahun, sementara pabrik-pabrik di Meksiko memproduksi jutaan kendaraan untuk pasar Amerika Utara. Bagi para produsen, Meksiko bukan sekadar pesaing biaya rendah, melainkan mitra dalam satu ekosistem industri yang dibangun selama tiga dekade.

Mengubah aturan main di tengah jalan, menurut para pengamat, sama saja dengan merombak total arsitektur industri yang sudah teruji. Setiap komponen mobil modern melintasi perbatasan hingga delapan kali sebelum menjadi kendaraan utuh, sehingga hambatan di satu titik akan menggandakan biaya di semua titik lainnya.

Harga Mobil Terancam Naik

Analis menilai dampak paling nyata akan dirasakan konsumen. Kenaikan biaya produksi biasanya diterjemahkan menjadi kenaikan harga jual kendaraan, dan dalam pasar yang sedang dibebani suku bunga tinggi, itu bisa menekan penjualan serta memicu gelombang PHK di pabrik perakitan. Para ekonom mengingatkan bahwa industri otomotif menyumbang jutaan lapangan kerja langsung dan tidak langsung di kawasan.

"Dalam jangka pendek, yang paling diuntungkan justru produsen asing yang tidak terikat aturan kawasan. Revisi yang terlalu keras bisa berbalik merugikan industri Amerika sendiri," kata seorang ekonom industri otomotif yang memantau perkembangan perundingan.

Jalan Panjang Menuju Kesepakatan

Perundingan bulan depan masih bersifat pembahasan awal, dan belum ada sinyal kompromi dari kedua pihak. Industri otomotif kini berada dalam ketidakpastian: berinvestasi besar untuk memenuhi aturan yang belum final, atau menunggu sambil berisiko kehilangan daya saing. Satu hal yang pasti, apa pun hasil perundingannya, keputusan di meja negosiasi akan menentukan nasib ribuan pekerja dan harga mobil yang dibayar jutaan keluarga di Amerika Utara.

[SOCIAL_TWEET]: Produsen mobil Detroit khawatir revisi CUSMA bisa bikin rugi miliaran dolar. Rantai pasok otomotif Amerika Utara di ujung tanduk. 🚗🇺🇸 #Otomotif #Perdagangan[SOCIAL_TG]: BREAKING: Revisi perjanjian dagang AS-Meksiko mengancam industri otomotif Detroit. Potensi kerugian mencapai miliaran dolar per tahun. Simak selengkapnya di Warkini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
wendy-anwar

Reporter Travel. Menjelajah destinasi Indonesia dan tips wisata.

Comments (0)

User