Proyek Ikonik di Dukuh Atas Mulai Digarap

Jakarta - Wajah kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, segera berubah. Proyek pedestrian deck atau yang dikenal dengan sebutan jembatan cincin donat resmi memasuki tahap konstruksi. Jembatan layang khusu

Jul 08, 2026 - 06:16
0 1
Proyek Ikonik di Dukuh Atas Mulai Digarap

Jakarta - Wajah kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, segera berubah. Proyek pedestrian deck atau yang dikenal dengan sebutan jembatan cincin donat resmi memasuki tahap konstruksi. Jembatan layang khusus pejalan kaki ini dirancang sebagai simpul integrasi strategis yang akan menghubungkan enam moda transportasi publik sekaligus. Mulai dari MRT Jakarta, LRT Jabodebek, Kereta Bandara (Railink), KRL Commuter Line, hingga TransJakarta serta fasilitas pejalan kaki lainnya akan terintegrasi dalam satu kawasan yang modern dan ramah pengguna.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan bahwa proyek ambisius ini tidak akan mengganggu salah satu elemen ikonik di kawasan tersebut. Patung Jenderal Sudirman yang kokoh berdiri dan menjadi saksi sejarah perjuangan bangsa dijamin tidak akan bergeser sedikit pun. Rencana tata letak jembatan telah disesuaikan agar tetap menghormati nilai sejarah dan estetika ruang publik.

“Pembangunan jembatan layang pejalan kaki ini tidak akan menggeser posisi patung Jenderal Sudirman yang menjadi ikonik di kawasan tersebut. Kami memastikan ikon sejarah ini tetap dihormati,” tegas Pramono dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Minggu (21/6/2026).

Target Rampung dan Skema Pembiayaan

Awalnya, jembatan ini ditargetkan selesai paling lambat pada 22 Juni tahun depan, sebuah tenggat yang ambisius untuk menyambut usia setengah abad Jakarta. Namun, setelah melalui proses lelang dan penawaran yang cukup ketat, target realistis penyelesaian proyek ini mundur menjadi tahun 2028. Gubernur Pramono mengakui adanya penyesuaian jadwal ini.

“Selesainya kapan? Paling lama tahun depan bulan Juni, 22 Juni tahun depan 500 (tahun) Jakarta sudah harus selesai. Oh, sudah ditawar 2028. Tapi intinya bahwa mudah-mudahan nanti sudah kelihatan banget lah,” ujar Pramono dengan optimistis. Ia menekankan bahwa meskipun target waktu bergeser, desain dan dampak positifnya akan mulai terlihat jelas dalam waktu dekat.

Menariknya, pembiayaan penuh proyek konstruksi jembatan megah ini dipastikan tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan bahwa seluruh pendanaan ditanggung oleh PT MRT Jakarta. Langkah ini dinilai sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam mengembangkan konektivitas dan integrasi antarmoda di sekitar jaringan transportasi yang sudah ada dan akan datang.

Kehadiran jembatan cincin donat ini diharapkan menjadi solusi atas mobilitas tinggi warga di pusat bisnis Jakarta. Dengan desain yang memungkinkan perpindahan antar-moda secara mulus dan aman tanpa harus melintasi kemacetan jalan raya, proyek ini menjadi salah satu proyek infrastruktur penunjang yang krusial. Laporan dari tim Warkini.com di lapangan menyebutkan, pengerjaan tahap awal kini mulai ditandai dengan pemasangan pagar proyek dan persiapan lahan di sekitar kawasan Stasiun Sudirman dan Dukuh Atas.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap, dengan rampungnya jembatan ikonik ini nanti pada 2028, Jakarta akan memiliki wajah baru sekaligus standar pelayanan transportasi publik yang lebih baik dan manusiawi. Integrasi ini juga menjadi fondasi untuk mendorong lebih banyak warga beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum massal, sejalan dengan upaya pengurangan kemacetan dan emisi karbon di ibu kota.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kimberly-sutanto

Reporter Selebriti. Reporter selebriti dan entertainment.

Comments (0)

User