warkini.
Travel

Sahroni Minta Aparat Setop Total Jalur Penyelundupan Narkoba Internasional

Langkah tegas kepolisian dalam memberangus sindikat peredaran gelap narkotika kembali menuai sorotan positif. Kali ini, aparat berhasil menggulung komplota

Sahroni Minta Aparat Setop Total Jalur Penyelundupan Narkoba Internasional

Langkah tegas kepolisian dalam memberangus sindikat peredaran gelap narkotika kembali menuai sorotan positif. Kali ini, aparat berhasil menggulung komplotan pengedar narkoba lintas negara berjuluk jaringan Joker Malaysia di Makassar, Sulawesi Selatan. Keberhasilan ini langsung mendapat apresiasi tinggi dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, yang sekaligus menyuarakan peringatan keras agar seluruh celah perbatasan negara dijaga tanpa ampun.

Dalam operasi penindakan tersebut, jajaran kepolisian sukses meringkus sebanyak tujuh orang pelaku yang terlibat langsung dalam mata rantai peredaran. Tak main-main, aparat menyita barang bukti berupa 9 kilogram sabu siap edar beserta puluhan butir pil ekstasi yang diselundupkan masuk ke wilayah Sulawesi Selatan.

Sindikat Joker Malaysia dan Ancaman Jalur Tikus

Sindikat dengan sandi "Joker Malaysia" ini ditengarai telah lama memanfaatkan kelonggaran jalur transportasi untuk memasok barang haram ke berbagai kota di Indonesia. Keberhasilan membongkar komplotan ini dinilai menyelamatkan puluhan ribu generasi muda dari bahaya ketergantungan obat terlarang. Namun di balik kesuksesan tersebut, ada pesan mendalam mengenai betapa rentannya pintu masuk nusantara terhadap infiltrasi kartel internasional.

Ahmad Sahroni menegaskan bahwa keberhasilan penangkapan tujuh tersangka ini harus menjadi momentum awal untuk membersihkan seluruh rute penyelundupan secara menyeluruh. Ia meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait tidak lagi memberi ruang sekecil apa pun bagi para bandar narkoba.

"Kita harus setop total peredaran narkoba, baik lewat jalur laut, darat, maupun udara. Indonesia tidak boleh menjadi pasar empuk bagi sindikat internasional seperti Joker Malaysia. Tangkap semua sampai ke akar-akarnya," tegas Sahroni.

Perketat Pengawasan Laut dan Sinergi Antar-Lembaga

Sebagai negara kepulauan yang memiliki garis pantai teramat panjang, wilayah laut kerap menjadi pilihan utama para penyelundup. Jalur-jalur pelabuhan tikus dan dermaga rakyat di perbatasan kerap dimanfaatkan untuk mentransfer narkotika antarkapal (ship-to-ship) sebelum akhirnya dibawa ke daratan kota-kota besar seperti Makassar.

Melihat kondisi geografis yang menantang tersebut, Sahroni mendorong penguatan sinergi antar-lembaga keamanan nasional agar tidak terjadi ego sektoral dalam perang melawan narkotika. Beberapa aspek kunci yang perlu diperkuat antara lain:

  • Sinergi Terpadu: Kolaborasi intensif antara Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai, Bakamla, serta TNI AL dalam patroli rutin perbatasan laut.
  • Modernisasi Alat Intelijen: Pemanfaatan radar maritim dan teknologi pemindaian canggih di pelabuhan resmi maupun bandara internasional.
  • Hukuman Maksimal: Penegakan hukum tanpa kompromi, termasuk penerapan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) guna memiskinkan para bandar besar.

Peredaran gelap narkoba bukan sekadar persoalan kriminalitas biasa, melainkan ancaman serius terhadap ketahanan nasional. Sahroni berharap keberhasilan aparat di Makassar menjadi pemantik semangat bagi seluruh jajaran kepolisian di tanah air untuk terus memburu gembong-gembong narkotika hingga tuntas ke jaringan pemodal utamanya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS jovan-pratama

Reporter Kuliner. Food enthusiast. Review restoran, resep, dan tren makanan.

Comments (0)

User