Sangat Menyenangkan Tinggal di Indonesia, PM Modi Rasakan Keharuman Kehidupan dan Kedinamisan Masyarakat
Pelataran Candi Prambanan di Sleman, Yogyakarta, menjadi tempat yang sakral sekaligus hangat bagi Perdana Menteri India Narendra Modi saat menyampaikan kesan mendalamnya terhadap Indonesia. Tepat pad
Pelataran Candi Prambanan di Sleman, Yogyakarta, menjadi tempat yang sakral sekaligus hangat bagi Perdana Menteri India Narendra Modi saat menyampaikan kesan mendalamnya terhadap Indonesia. Tepat pada hari ketiga kunjungan kenegaraannya, Rabu (8/7/2026), Modi berdiri di depan warisan Hindu berusia lebih dari satu milenium itu dan mengungkapkan betapa besar penghormatannya kepada negeri yang berhasil merajut keberagaman dalam harmoni.
Di hadapan Presiden Prabowo Subianto yang mendampinginya, Modi tak kuasa menahan rasa kagum. Ia menyebut tiga hari yang dijalaninya di Indonesia sebagai salah satu pengalaman paling membahagiakan yang pernah ia dapatkan dalam kunjungan ke luar negeri.
Ini adalah hari ketiga saya di Indonesia. Selama kunjungan tiga hari ini, saya mendapatkan pengalaman yang sangat, sangat menyenangkan selama tinggal di sini. Saya dapat merasakan keharuman dari kehidupan, kedinamisan masyarakatnya.
Pernyataan itu disambut senyum dan anggukan dari Presiden Prabowo, yang sejak awal memang menempatkan kunjungan Modi sebagai momentum untuk memperkuat ikatan budaya dan spiritual antara kedua negara. "Keharuman kehidupan" yang disebut Modi bukan sekadar metafora. Ia menjelaskan bahwa semangat masyarakat Indonesia yang guyub, toleran, dan pekerja keras adalah napas yang membuat negeri ini hidup dengan warna-warni yang memesona. Baginya, di tengah perbedaan suku, agama, dan bahasa, Indonesia justru menampilkan wajah persatuan yang otentik.
Tidak hanya memuji keramahan dan semangat masyarakatnya, Modi juga secara khusus menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh elemen bangsa Indonesia yang telah merawat dan melestarikan Candi Prambanan—sebuah mahakarya peradaban Hindu yang usianya telah melampaui seribu tahun. Ia menilai, candi tersebut bukan hanya milik Indonesia, melainkan juga bagian dari warisan dunia yang harus dijaga bersama.
"Saya berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Indonesia yang telah menjaga candi Hindu ini. Keberadaannya menjadi bukti betapa kuatnya akar peradaban dan toleransi di negeri ini. Warisan ini harus kita rawat bersama," ujar Modi penuh penekanan.
Presiden Prabowo pun menegaskan bahwa Candi Prambanan adalah simbol persahabatan abadi antara Indonesia dan India. Menurutnya, pilihan tempat untuk konferensi pers bersama ini bukanlah kebetulan. Prabowo ingin menunjukkan kepada dunia bahwa hubungan kedua negara tidak hanya dibangun di atas kertas perjanjian dagang atau nota kesepahaman politik, tetapi juga di atas fondasi sejarah dan nilai-nilai luhur yang telah teruji oleh waktu.
Kunjungan Modi kali ini semakin menegaskan bahwa diplomasi budaya memiliki kekuatan yang jauh melampaui batas-batas formal protokol kenegaraan. Saat dunia diramaikan oleh dinamika geopolitik yang keras, Indonesia dan India memilih merayakan persamaan, bukan mempersoalkan perbedaan. Modi menutup keterangannya dengan ajakan agar generasi muda dari kedua negara terus mengeksplorasi dan merayakan warisan leluhur yang menjadi jembatan pemersatu.
Momen di Prambanan tersebut menjadi potret indah tentang bagaimana sebuah kunjungan kenegaraan mampu menyentuh aspek kemanusiaan yang paling dasar: penghargaan terhadap akar budaya, kehangatan persaudaraan, dan keyakinan bahwa kedamaian bisa diraih dengan saling menghormati. Laporan lengkap dan perkembangan kunjungan ini dapat Anda ikuti melalui Warkini.com, media kami yang setia menyajikan peristiwa dari sudut yang mendalam dan manusiawi.
Comments (0)