warkini.
Travel

Skyscanner Rilis Kota Paling Walkable, Córdoba Raih Peringkat Pertama

Jalan-jalan menjelajahi kota tanpa perlu terus-menerus bergantung pada transportasi umum atau kendaraan sewaan kini menjadi gaya liburan favorit para wisat

Skyscanner Rilis Kota Paling Walkable, Córdoba Raih Peringkat Pertama

Jalan-jalan menjelajahi kota tanpa perlu terus-menerus bergantung pada transportasi umum atau kendaraan sewaan kini menjadi gaya liburan favorit para wisatawan global. Menjawab tren yang kian populer ini, platform pencarian perjalanan terkemuka Skyscanner baru saja merilis laporan tahunan mengenai 10 kota paling nyaman untuk berjalan kaki di dunia pada tahun 2026. Berdasarkan analisis data yang komprehensif, kota bersejarah Córdoba di Spanyol berhasil menyabet peringkat teratas sebagai destinasi paling ramah pejalan kaki (walkable city). Tak kalah mengejutkan, dua kota bersejarah di Jepang, yaitu Nagasaki dan Hiroshima, mengekor ketat di posisi kedua dan ketiga.

Tren slow travel atau perjalanan santai ini dilaporkan mengalami lonjakan hingga 45% dibandingkan tahun sebelumnya. Wisatawan masa kini lebih memilih menikmati sudut kota dengan melangkahkan kaki secara santai sembari menikmati arsitektur lokal, kuliner jalanan, serta atmosfer lingkungan yang bersih dari polusi kendaraan.

Mengapa Córdoba Menjadi Juara Kota Ramah Pejalan Kaki?

Keberhasilan Córdoba menduduki posisi puncak tidak diraih secara kebetulan. Kota di wilayah Andalusia ini memiliki tata kota bersejarah yang sebagian besar telah ditransformasi menjadi kawasan khusus pejalan kaki. Jalan-jalan sempit berbatu di kawasan Pusat Bersejarah Córdoba (Historic Centre of Córdoba)—yang juga terdaftar sebagai Warisan Dunia UNESCO—memungkinkan turis menjangkau situs-situs ikonik seperti Mezquita-Catedral, Alcázar de los Reyes Cristianos, hingga Calleja de las Flores hanya dengan berjalan kaki singkat kurang dari 20 menit.

"Córdoba memberikan contoh sempurna bagaimana tata kota abad pertengahan dapat diintegrasikan dengan sistem mobilitas modern. Pejalan kaki di sini menjadi raja, bukan kendaraan bermotor," ungkap Elena Morales, pengamat tata kota dan pariwisata berkelanjutan dari European Urban Mobility Institute.

Selain infrastruktur trotoar yang lebar dan aman dari hilir mudik kendaraan bermotor, tata kota Córdoba juga didukung oleh ruang terbuka hijau serta banyaknya pohon peneduh. Hal ini membuat pengalaman menyusuri jalanan terasa sejuk dan menyenangkan sepanjang hari.

Analisis Data: Daftar 10 Kota Paling Walkable Versi Skyscanner 2026

Peringkat ini disusun oleh Skyscanner berdasarkan beberapa kriteria utama: aksesibilitas pejalan kaki menuju objek wisata utama, tingkat keamanan trotoar, ketersediaan fasilitas penunjang seperti tempat duduk dan penerangan jalan, serta persentase area bebas kendaraan di pusat kota. Berikut adalah ringkasan data 10 kota terbaik untuk jalan kaki pada tahun 2026:

Peringkat Kota Negara Keunggulan Utama Pejalan Kaki
1 Córdoba Spanyol Pusat bersejarah luas & penuh kawasan pedestrian
2 Nagasaki Jepang Rute bukit bersejarah & integrasi transportasi ramah pejalan kaki
3 Hiroshima Jepang Trotoar lebar, jalur hijau & akses mudah ke Taman Perdamaian
4 Florence Italia Pusat kota kompak dengan akses antar galeri seni sangat dekat
5 Kyoto Jepang Jalur pejalan kaki tepi sungai & kawasan kuil yang asri
6 Riga Latvia Kota tua bergaya Art Nouveau yang aman dari kendaraan bermotor
7 Copenhagen Denmark Jalan Strøget sebagai salah satu kawasan pedestrian terpanjang di Eropa
8 Edinburgh Skotlandia Jalur Royal Mile yang ikonik & sangat ramah pejalan kaki
9 Chiang Mai Thailand Kawasan Old City yang padat dan kaya akan pasar malam pedestrian
10 Melbourne Australia Jaringan laneway unik yang interaktif & trotoar kota yang luas

Kejutan dari Asia: Nagasaki dan Hiroshima Melesat di Top 3

Kehadiran Nagasaki dan Hiroshima di posisi tiga besar menunjukkan betapa kuatnya transformasi infrastruktur perkotaan di Jepang. Kedua kota ini dinilai sukses mengawinkan nilai sejarah yang tinggi dengan fasilitas publik yang sangat mudah diakses tanpa bantuan kendaraan pribadi.

Di Nagasaki, wisatawan dapat menyusuri rute historis dari Dejima hingga Glover Garden hanya dalam hitungan langkah kaki. Sementara itu, Hiroshima mendapatkan skor tinggi berkat penataan kota yang mengutamakan ruang publik terbuka. Jalanan di Hiroshima dirancang sangat luas, penuh dengan pohon peneduh, serta terhubung langsung dengan Peace Memorial Park tanpa terpotong oleh lalu lintas padat.

Berikut faktor dominan yang membuat kota-kota ini sangat disukai wisatawan pejalan kaki:

  1. Faktor Aksesibilitas: Jarak rata-rata antar objek wisata di 3 kota teratas ini kurang dari 1,5 kilometer.
  2. Faktor Keamanan: Angka kecelakaan pejalan kaki di kawasan turis menduduki tingkat sangat rendah yaitu 0,02%.
  3. Faktor Kualitas Udara: Kawasan bebas kendaraan menyumbang penurunan emisi karbon hingga 35% di area pusat kota.

Tren wisata berbasis pejalan kaki ini diperkirakan akan terus mendominasi sektor pariwisata dunia, seiring meningkatnya kesadaran wisatawan akan gaya hidup sehat dan perjalanan ramah lingkungan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rangga-pradana

Content Creator. Mengelola konten viral, podcast, dan video pendek.

Comments (0)

User