SOPPENG — Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas)

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng. Dalam kesempatan tersebut, pria yang menjabat sebagai k

SOPPENG — Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas)
Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng. Dalam kesempatan tersebut, pria yang menjabat sebagai kepala daerah itu juga menyerahkan tanda penghargaan kepada sejumlah atlet berprestasi. Mereka dinilai telah berhasil membawa nama harum Kabupaten Soppeng di berbagai ajang kompetisi olahraga, baik di tingkat regional maupun nasional. Pesan Menpora soal Makna Haornas di Era Delapan Dekade Dalam amanat yang dibacakan di hadapan peserta upacara, Suwardi Haseng mengutip sambutan seragam Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Menpora menegaskan bahwa peringatan Haornas 2025 membawa makna khusus yang tidak terlepas dari konteks historis bangsa. Delapan dekade perjalanan Indonesia sebagai bangsa merdeka menjadi fondasi kuat bagi refleksi nilai-nilai kebangsaan yang tertanam dalam dunia olahraga. "Nilai persatuan, keberanian, dan pengorbanan yang telah membentuk perjalanan bangsa ini selama 80 tahun sejalan dengan semangat olahraga yang menuntut kerja keras, disiplin, sportivitas, dan solidaritas," demikian inti amanat Menpora yang disampaikan Bupati Soppeng. Menurut Menpora, olahraga bukan sekadar aktivitas fisik semata, melainkan cerminan dari perjuangan bangsa dalam merajut kesatuan dan mempertahankan kemerdekaan. Oleh karena itu, Haornas yang jatuh pada tahun bersejarah ini diharapkan menjadi momentum peneguhan identitas nasional melalui gerak tubuh dan prestasi di lintasan atletik. Olahraga Satukan Kita: Dari Prestasi hingga Perekat Sosial Pemerintah pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga mengusung tema Olahraga Satukan Kita dalam peringatan Haornas kali ini. Tema tersebut dipilih bukan tanpa alasan. Di tengah dinamika sosial dan tantangan kehidupan berbangsa, olahraga diposisikan sebagai instrumen strategis yang mampu memperkuat ikatan sosial antarwarga. Suwardi Haseng menekankan bahwa olahraga tidak boleh dipandang sempit sebagai arena pencarian prestasi belaka. Lebih dari itu, olahraga harus menjadi perekat sosial yang mampu menyatukan berbagai lapisan masyarakat, mengatasi jurang perbedaan, dan membangun karakter bangsa yang tangguh serta kompetitif. Sebagai tindak lanjut dari amanat tersebut, Menpora meminta seluruh pemerintah daerah di tanah air untuk mengambil langkah nyata dalam memajukan dunia olahraga di wilayahnya masing-masing. Beberapa arahan strategis yang disampaikan mencakup: - Membudayakan olahraga sejak pendidikan dasar, guna membentuk generasi muda yang sehat dan berkarakter sejak dini; - Memperluas ruang publik untuk kegiatan fisik, sehingga masyarakat memiliki akses mudah untuk berolahraga tanpa hambatan infrastruktur; - Memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan melalui program-program yang terstruktur dan berbasis ilmu pengetahuan; - Membuka peluang industri dan pariwisata olahraga sebagai motor penggerak ekonomi kreatif dan pendapatan asli daerah. Keempat pilar tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi pembangunan olahraga yang inklusif dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh segelintir atlet elit, namun menjangkau seluruh komponen masyarakat. Apresiasi untuk Para Penggerak Olahraga Tak hanya menyoroti pesan kebijakan, Bupati Soppeng juga menyampaikan apresiasi settinggi-tingginya kepada berbagai pihak yang selama ini menjadi tulang punggung dunia olahraga. Penghargaan tersebut dialamatkan kepada para atlet yang telah berjuang di lapangan, pelatih yang dengan tekun membimbing, guru yang mengenalkan nilai-nilai sportivitas, tenaga pendukung yang bekerja di balik layar, media yang memberitakan prestasi olahraga, hingga komunitas pecinta olahraga yang terus menyuarakan semangat hidup sehat dan aktif. "Keberhasilan olahraga di Soppeng tidak lepas dari kontribusi semua pihak. Mari kita jadikan Haornas ini sebagai momentum bersatu untuk memajukan olahraga daerah kita," ujar Suwardi. Upacara Haornas di Soppeng dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Wakil Bupati Soppeng, seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama Watansoppeng, Kepala Kantor Kementerian Agama setempat, Pejabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda), para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), perwakilan organisasi perempuan, pelatih cabang olahraga, serta para atlet dari berbagai disiplin ilmu olahraga. Kehadiran mereka menegaskan bahwa komitmen memajukan olahraga merupakan tanggung jawab bersama lintas sektor dan lintas generasi. [SOCIAL_TWEET]: Bupati Soppeng pimpin upacara Haornas ke-42 sambut 80 tahun kemerdekaan. Simak pesan Menpora soal olahraga sebagai perekat sosial 👉[SOCIAL_TG]: 📍 Soppeng — Haornas ke-42 dihelat di Halaman Kantor Bupati. Bupati Suwardi Haseng bacakan amanat Menpora: olahraga adalah perekat sosial di era 80 tahun merdeka. Penghargaan juga diberikan kepada atlet berprestasi.

SOPPENG — Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar upacara peringatan Hari Olahr

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bobby-hartono

Editor Lifestyle. Mantan editor majalah lifestyle. Fokus pada tren, gaya hidup urban, dan budaya pop.

Comments (0)

User