SUV FCB Ti7 Bermasalah: Atap Kaca Bocor, Air Genangi Port Pengisian Daya
Keluhan Meluas di Kalangan Pemilik FCB Ti7 Sejumlah konsumen di China melaporkan permasalahan serius pada SUV Fang Cheng Bao (FCB) Ti7 buatan BYD. Kendaraan yang baru diluncurkan pada September 20
Keluhan Meluas di Kalangan Pemilik FCB Ti7
Sejumlah konsumen di China melaporkan permasalahan serius pada SUV Fang Cheng Bao (FCB) Ti7 buatan BYD. Kendaraan yang baru diluncurkan pada September 2025 itu dikeluhkan mengalami kebocoran pada bagian atap kaca panoramiknya, yang berdampak langsung pada komponen penting kendaraan listrik tersebut.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, para pemilik FCB Ti7 mengaku bagian atap kaca kendaraan mereka terlepas di sudut kiri belakang. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan kebocoran saat hujan, tetapi juga meningkatkan kebisingan angin yang masuk ke kabin. Yang lebih mencemaskan, rembesan air dari atap yang rusak itu menciptakan genangan air di port pengisian daya belakang—komponen krusial pada kendaraan listrik yang sangat sensitif terhadap cairan.
Platform pengaduan konsumen otomotif China, 12365auto, telah mencatat 300 pengaduan FCB Ti7 sejak peluncurannya.
Angka tersebut menunjukkan skala permasalahan yang cukup signifikan. Mayoritas pengaduan secara spesifik menyasar model Ti7 EV, varian listrik murni dari SUV tersebut. Belum ada informasi resmi dari pihak BYD maupun Fang Cheng Bao mengenai penyebab pasti terlepasnya panel atap kaca maupun langkah perbaikan yang akan diambil.
Atap kaca panoramik sendiri menjadi salah satu fitur unggulan yang kerap dipromosikan pada kendaraan modern, termasuk pada FCB Ti7. Namun, insiden ini memunculkan pertanyaan mengenai kualitas perakitan dan ketahanan komponen tersebut dalam jangka panjang. Kebocoran yang mencapai area port pengisian daya juga menimbulkan risiko keamanan yang tidak bisa diabaikan, mengingat potensi korsleting atau kerusakan sistem kelistrikan.
Hingga berita ini diturunkan, BYD belum memberikan pernyataan resmi terkait banyaknya keluhan yang masuk. Konsumen yang terdampak berharap ada respons cepat dari pabrikan, mengingat kendaraan listrik mengandalkan integritas penuh pada seluruh komponennya. Informasi lebih lanjut akan terus dipantau oleh Warkini.com.
Comments (0)