Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin terus memantau posisi bangkai Kapal Motor (KM) Virgo yang mengalami insiden tenggelam di wilayah perairan Kalimantan Selatan. Meski lambung kapal telah karam, struktur kerangka kapal dilaporkan masih terlihat samar dari atas air karena berada persis di bawah permukaan laut.
Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, menegaskan bahwa kondisi ini memerlukan perhatian ekstra dari seluruh pengguna alur pelayaran agar tidak memicu kecelakaan laut lanjutan.
"Posisi bangkai kapal KM Virgo saat ini memang berada di bawah permukaan laut, namun beberapa bagian masih terlihat jelas dan berpotensi menjadi bahaya navigasi jika tidak diantisipasi," ujar Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra saat memberikan keterangan resmi.
Kronologi Pemantauan dan Temuan di Lokasi
Lanal Banjarmasin bersama tim patroli gabungan telah melakukan penyisiran serta identifikasi titik koordinat bangkai kapal guna memastikan alur pelayaran tetap aman. Berikut kronologi perkembangan penanganannya:
- Laporan Awal Insiden: Petugas menerima informasi mengenai posisi karamnya KM Virgo di jalur perairan strategis dan langsung mengerahkan armada patroli untuk verifikasi lapangan.
- Penyisiran Visual: Tim TNI AL mendapati fisik kapal tenggelam pada kedalaman dangkal, di mana bagian anjungan serta tiang kapal masih berada dekat dengan batas permukaan air.
- Pemberian Tanda Bahaya: Petugas segera mengoordinasikan pemasangan rambu darurat atau buoy suar navigasi di sekitar bangkai kapal agar mudah terdeteksi radar kapal lain.
- Penerbitan Navigational Warning: Otoritas maritim menerbitkan peringatan navigasi (Notice to Mariners) kepada seluruh nakhoda yang melintas di sekitar perairan tersebut.
Imbauan Keselamatan untuk Para Pelaut
Mengingat posisi bangkai kapal yang berada di perairan dangkal, TNI AL meminta para nakhoda kapal niaga, kapal nelayan, hingga kapal tunda (tugboat) untuk meningkatkan kewaspadaan penuh saat melintasi rute tersebut.
- Kurangi Kecepatan: Kapal yang melintas diwajibkan menurunkan kecepatan dan menjaga jarak aman dari titik koordinat bangkai KM Virgo.
- Aktifkan Radar dan Sonar: Maksimalkan peralatan pendeteksi bawah air dan radar navigasi terutama pada malam hari atau saat cuaca buruk.
- Laporkan Anomali: Segera laporkan perkembangan visual atau kendala navigasi kepada stasiun radio pantai terdekat atau pos TNI AL.
Langkah Lanjutan Penanganan Objek Bawah Air
Lanal Banjarmasin kini terus berkoordinasi intensif dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta instansi perhubungan laut terkait. Koordinasi ini dilakukan untuk membahas opsi evakuasi lanjutan, termasuk kemungkinan pengangkatan bangkai kapal (salvage) atau pemotongan kerangka agar alur pelayaran bebas dari segala bentuk rintangan bawah air.
TNI AL memastikan patroli rutin akan tetap digelar di sekitar perairan Kalimantan Selatan demi menjamin keselamatan jalur logistik dan transportasi laut nasional tetap berjalan lancar tanpa hambatan.
Comments (0)