Veda Ega Pratama Ukir Hasil Positif di Moto3 Catalunya
Lo pernah nggak sih ngerasa kalau mimpi itu terlalu tinggi? Kayak nonton series Netflix soal underdog yang akhirnya bisa bersinar. Nah, Veda Ega Pratama baru aja nunjukin kalau cerita underdog itu nya...
Lo pernah nggak sih ngerasa kalau mimpi itu terlalu tinggi? Kayak nonton series Netflix soal underdog yang akhirnya bisa bersinar. Nah, Veda Ega Pratama baru aja nunjukin kalau cerita underdog itu nyata. Minggu sore, 17 Mei 2026, di Sirkuit Catalunya yang legendaris, pembalap muda Indonesia ini berhasil finis di posisi 8 besar kelas Moto3. Auto bikin kita semua teriak, “Wih, keren parah!”
Start dari Grid Belakang? Nggak Masalah!
Balapan di Barcelona ini bukan ajang gampang. Veda, yang turun dengan motor Honda Team Asia bernomor 9, sebenarnya start dari posisi yang kurang menguntungkan. Latihan bebas dan kualifikasi nggak berjalan mulus karena cuaca yang labil. Tapi bestie, justru dari situlah plot twist-nya dimulai. Dengan mental baja khas anak muda zaman now, Veda gas pol sejak lap pertama, langsung merangsek ke depan. Overtake demi overtake dia lakukan dengan manuver yang bikin jantung copot. Netizen di Twitter langsung rame mention akunnya, “@VedaEga9 lo savage banget sih!”
Di lap-lap awal, dia sempat bersaing ketat sama rookie asal Jepang, Taiyo Furusato, dan beberapa pembalap Eropa yang punya pengalaman di trek itu. Tapi Veda nggak gentar. Dia inget pesan almarhum Ayahnya, “Jangan pernah nyerah, Nak.” Momen haru itu jadi bensin buat dia membalap tanpa beban. Hasilnya? Finis ke-8 dengan catatan waktu hanya terpaut 12 detik dari pemenang.
Bukti Kalau Kerja Keras Nggak Akan Mengkhianati
Buat Gen-Z yang sering denger istilah “healing” atau “burnout”, Veda adalah contoh nyata bahwa konsistensi itu kunci. Tahun lalu, dia masih sering finis di luar 15 besar, bahkan gagal finis beberapa kali. Banyak yang mencibir, “Ah, pembalap Indonesia mah gitu-gitu aja.” Tapi lihat sekarang? Dari yang dulu dipandang sebelah mata, kini Veda udah bisa ngimbangi pembalap top dunia. Green flag banget buat masa depan MotoGP Indonesia!
“Saya cuma mau buktiin kalau mimpi itu nggak kenal batasan. Hari ini posisi 8, besok podium. Insya Allah,” tulis Veda di Instagram Story-nya sambil foto nge-podium tipis-tipis.
Balapan ini juga ngasih sinyal positif buat Honda Team Asia yang lagi mencari bibit muda potensial. Dengan hasil ini, peluang Veda buat naik ke Moto2 di musim depan makin terbuka lebar. Apalagi, dia masih berusia 19 tahun, usia emas buat pembalap.
Sorotan di Media Sosial: dari TikTok sampai Kolom Komentar
Nggak cuma di lintasan, Veda juga trending di TikTok. Tagar #VedaEga8Besar langsung masuk FYP, banyak yang bikin video edit dengan backsound lagu “Toxic” dari Britney Spears plus efek transisi keren. Ada yang nulis, “Veda literally naik level kayak karakter game RPG, dari level 1 jadi level 8!” Komentar lain: “ini mah bukan main, tapi gaspol!”
Bahkan brand lokal kayak Kopi Kenangan dan Erigo ngasih selamat lewat kolom komentar Instagram. Mereka nulis, “Congrats bro! Indonesia bangga!” Salfok? Iya, tapi itu jadi bukti kalau prestasi Veda udah diakui lintas kalangan.
Apa Selanjutnya?
Setelah Catalunya, seri berikutnya adalah Mugello, Italia. Trek legendaris yang menuntut skill tinggi. Kalau konsisten, bukan nggak mungkin Veda bisa tembus 5 besar atau bahkan podium. Jadi, buat kalian yang suka nonton Moto3 sambil ngopi, siapin aja kuota dan timezone yang pas. Dukung terus Veda Ega Pratama, pembalap kebanggaan kita yang nggak pernah lelah mengejar mimpi.
Gimana menurut lo? Apakah Veda bakal segera naik podium? Atau masih butuh waktu? Drop pendapat lo di kolom komentar, ya! Gas pol!
Comments (0)