Video Viral Gunung Anak Krakatau Meletus Hebat Malam Hari Ternyata Hoax
Sebuah rekaman video yang memperlihatkan letusan dahsyat gunung berapi di tengah laut pada malam hari telah menyebar luas di berbagai platform media sosial. Video tersebut dikaitkan oleh pengunggahny
Sebuah rekaman video yang memperlihatkan letusan dahsyat gunung berapi di tengah laut pada malam hari telah menyebar luas di berbagai platform media sosial. Video tersebut dikaitkan oleh pengunggahnya dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, setelah melakukan penelusuran, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar atau merupakan kabar bohong.
Klarifikasi Resmi dari Badan Geologi
Menurut laporan yang dihimpun oleh media kami, video yang menjadi sorotan itu menunjukkan visual gunung api yang tampak menyemburkan material pijar dan api berulang kali ke angkasa dalam kegelapan malam. Suasana dramatis itu direkam dari sudut pandang sebuah kapal yang berada di lautan, sehingga memunculkan kesan bahwa peristiwa tersebut adalah letusan besar Gunung Anak Krakatau yang terjadi baru-baru ini. Narasi yang menyertai video viral tersebut dengan cepat memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat.
Badan Geologi Kementerian ESDM segera merespons beredarnya video tersebut. Berdasarkan hasil identifikasi dan analisis yang dilakukan oleh tim teknis, dipastikan bahwa kejadian yang terekam dalam video bukanlah erupsi dari Gunung Anak Krakatau. Pernyataan ini sekaligus membantah klaim yang beredar di media sosial dan aplikasi perpesanan.
"Peristiwa dalam video itu bukan erupsi Gunung Anak Krakatau," tegas pernyataan Badan Geologi yang dikutip oleh media kami.
Meskipun tidak merinci lokasi pasti dari letusan dalam rekaman tersebut, Badan Geologi mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Pihaknya menekankan pentingnya merujuk pada sumber resmi, seperti aplikasi Magma Indonesia atau kanal komunikasi resmi Badan Geologi, untuk memperoleh informasi akurat terkait aktivitas gunung api di Tanah Air.
Gunung Anak Krakatau sendiri memang kerap menjadi subjek rekaman yang salah atribusi. Karakteristiknya sebagai gunung api aktif yang tumbuh di tengah Selat Sunda seringkali membuat video-video erupsi dari lokasi lain, baik domestik maupun mancanegara, dengan mudah ditempeli label dari gunung tersebut. Saat ini, status aktivitas Gunung Anak Krakatau dipantau secara kontinu oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk memastikan keselamatan warga di sekitar pesisir.
Pihak berwenang mengingatkan bahwa penyebaran informasi palsu terkait bencana alam dapat menimbulkan keresahan dan kepanikan yang tidak perlu di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pemeriksaan fakta atau tabayyun menjadi kunci sebelum menekan tombol bagikan pada konten digital apa pun.
Comments (0)