Alasan Adam Deni Pamer Airsoft Gun Saat Ngamuk: Buat Nakut-nakutin
Warkini.com - Selebgram Adam Deni Gearaka (30) tengah menjadi sorotan publik usai melakukan aksi perusakan terhadap sebuah ruko di wilayah Jakarta Utara. Dalam insiden yang terjadi pada Rabu (17/6) t
Warkini.com - Selebgram Adam Deni Gearaka (30) tengah menjadi sorotan publik usai melakukan aksi perusakan terhadap sebuah ruko di wilayah Jakarta Utara. Dalam insiden yang terjadi pada Rabu (17/6) tersebut, Adam Deni tidak hanya merusak properti, tetapi juga sempat memamerkan senjata jenis airsoft gun kepada pihak yang berada di lokasi. Menurut pengakuan pelaku, pameran senjata mainan tersebut dilakukan semata-mata untuk menakut-nakuti atau mengintimidasi lawan bicaranya agar ciut dan tidak melawan.
Penjelasan mengenai momen penggunaan airsoft gun diungkapkan oleh Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKP Bima Sakti. Dalam keterangannya kepada Warkini.com, Selasa (23/6/2026), AKP Bima Sakti memaparkan kronologi kejadian yang bermula saat Adam Deni datang ke lokasi dengan emosi yang sudah memuncak. Kedatangannya ke ruko tersebut dipicu oleh adanya perselisihan antara rekannya dengan pemilik bangunan.
"(Pengakuan Adam Deni) karena ada temennya dia di situ, katanya dimarah-marahin lah sama owner-nya, dia nggak terima. Makanya ke situ," kata Bima Sakti.
Motif Pembelaan yang Berujung Intimidasi
Berdasarkan laporan yang berhasil dihimpun media kami, kehadiran Adam Deni di lokasi bukannya tanpa persiapan. Setibanya di sana, ia langsung melakukan aksi perusakan dan tidak segan-segan menunjukkan airsoft gun yang dibawanya. Meski bukan senjata api tajam, penampakan benda yang mirip senjata laraz tersebut cukup membuat ketakutan para karyawan maupun pengunjung yang berada di ruko pada saat itu. Sumber dari Warkini.com menyebutkan, pelaku sengaja memamerkan benda tersebut sebagai taktik psikologis agar pihak lawan terkesan dan mundur.
Polisi pun saat ini tengah mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk memeriksa keterlibatan pihak lain dalam aksi perusakan tersebut. Dari hasil penyelidikan sementara, Adam Deni mengaku datang untuk membela temannya yang dianggap diperlakukan tidak adil oleh pemilik ruko. Namun, cara yang ditempuhnya dinilai berlebihan karena berujung pada tindak pidana perusakan dan ancaman yang membuat keonaran.
Kasus ini menjadi perhatian warganet mengingat status Adam Deni sebagai public figure yang memiliki pengaruh di media sosial. Pihak kepolisian menegaskan akan mengusut tuntas perkara ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, termasuk mengidentifikasi apakah airsoft gun yang digunakan memiliki spesifikasi khusus yang bisa berpotensi melanggar aturan kepemilikan senjata mainan. Warkini.com akan terus mengikuti perkembangan kasus ini.
Comments (0)