Aldi Taher Upayakan Terapi Robot untuk Sang Ibu yang 25 Tahun Melawan Stroke

Jul 06, 2026 - 04:07
0 1
Aldi Taher Upayakan Terapi Robot untuk Sang Ibu yang 25 Tahun Melawan Stroke

Di balik sosoknya yang kerap melontarkan candaan dan aksi jenaka di berbagai kesempatan, Aldi Taher menyimpan sisi bakti seorang anak yang begitu dalam kepada orang tuanya. Aktor sekaligus penyanyi ini baru-baru ini mengungkap kabar terbaru soal kondisi ibunda tercinta yang terus berjuang melawan penyakit stroke yang telah diidap selama seperempat abad—tepatnya 25 tahun.

Aldi tak main-main dalam upayanya mempercepat pemulihan sang ibu. Ia kini mengupayakan pengobatan modern berupa terapi robotik, sebuah teknologi rehabilitasi yang dirancang untuk melatih kembali gerakan motorik anggota tubuh yang melemah akibat serangan stroke. Terapi ini difokuskan pada kaki sang ibu agar dapat kembali bergerak secara bertahap.

Metode Terkini untuk Pemulihan yang Lama Tertunda

"Ini terapi robot ya. Jadi kakinya tuh dilatih buat motoriknya supaya gerak. Nah, kan stroke terakhir ibu kan miring karena saraf lehernya kena. Sekarang lagi pelan-pelan diterapi supaya bisa lurus lagi, bismillah," ujar Aldi saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Sabtu (5/7/2026).

Stroke yang menyerang ibunda Aldi bukan hanya menyebabkan kelumpuhan pada sisi tubuh, tetapi juga mempengaruhi postur leher sehingga kepala dan badan tampak miring. Hal ini disebabkan oleh gangguan pada saraf leher. Melalui terapi robot, diharapkan saraf dan otot di area tersebut dapat terlatih kembali sehingga postur tubuh sang ibu bisa kembali tegak secara perlahan.

"Ini terapi robot ya. Jadi kakinya tuh dilatih buat motoriknya supaya gerak. Nah, kan stroke terakhir ibu kan miring karena saraf lehernya kena. Sekarang lagi pelan-pelan diterapi supaya bisa lurus lagi, bismillah." — Aldi Taher

Tetapi perjuangan ini bukanlah yang pertama. Selama 25 tahun, ibunda Aldi Taher telah menunjukkan ketangguhan yang luar biasa. Ia mengalami beberapa kali serangan stroke yang meninggalkan dampak berbeda-beda, mulai dari penurunan mobilitas hingga gangguan saraf yang membutuhkan perawatan intensif. Aldi sendiri tak pernah lelah mendampingi, baik secara moril maupun materiil. Dalam sejumlah kesempatan, ia kerap menyebut bahwa doa dan kehadiran ibu adalah sumber kekuatan bagi dirinya, termasuk dalam membangun bisnis-bisnis yang ia jalani.

Terapi robot yang kini dijalani ibunya merupakan bagian dari kemajuan teknologi rehabilitasi medis. Metode ini menggunakan alat berbasis robotik yang dapat diprogram untuk memberikan gerakan berulang dan terkontrol pada anggota tubuh pasien. Gerakan ini merangsang neuroplastisitas otak, yaitu kemampuan otak untuk membentuk koneksi saraf baru setelah cedera, sehingga pemulihan fungsi motorik bisa lebih optimal dibanding terapi konvensional semata.

Bagi keluarga yang telah melewati puluhan tahun dengan bayang-bayang stroke, harapan untuk melihat orang tercinta kembali berdiri atau sekadar duduk tegak adalah harapan besar. Aldi Taher, dengan segala keterbatasan dan kemampuannya, memilih untuk tidak tinggal diam. Setiap langkah kecil yang dicapai oleh sang ibu—seperti sedikit menggerakkan kaki atau mampu menopang leher lebih lurus—disambutnya dengan doa dan syukur.

Di tengah padatnya jadwal sebagai publik figur, Aldi kerap menyempatkan waktu untuk menemani ibunda saat menjalani terapi. Ia berharap, dengan konsistensi dan doa yang tak putus, ibunya bisa kembali duduk dalam posisi tegak dan melakukan aktivitas ringan tanpa rasa sakit yang berlebihan. "Bismillah," ucapnya singkat namun penuh keyakinan.

Perjuangan panjang melawan stroke yang dialami ibunda Aldi menjadi cermin bahwa di balik sorotan kamera, seorang anak selalu ingin memberikan yang terbaik bagi orang tuanya. Tak ada yang instan, namun cinta dan teknologi bisa menjadi jalan untuk menyembuhkan luka yang sudah bertahun-tahun mengendap.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User