warkini.
Travel

Arab Saudi Diserang Drone, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus $108

Pasar energi global kembali diguncang ketidakpastian hebat setelah harga minyak mentah dunia melonjak tajam melampaui $108 per barel. Kenaikan drastis ini

Arab Saudi Diserang Drone, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus $108

Pasar energi global kembali diguncang ketidakpastian hebat setelah harga minyak mentah dunia melonjak tajam melampaui $108 per barel. Kenaikan drastis ini dipicu oleh serangkaian serangan drone yang menghantam infrastruktur pipa minyak utama milik Arab Saudi, memaksa otoritas setempat menghentikan operasional jalur pipa vital tersebut demi alasan keamanan.

Pipa minyak lintas wilayah barat-timur (East-West pipeline) ini memegang peranan krusial dalam distribusi energi dunia. Para pelaku pasar dan pedagang minyak di Riyadh memperingatkan bahwa persediaan stok ekspor minyak mentah Arab Saudi berisiko terkuras habis dalam hitungan hari jika fasilitas pipa tersebut tidak segera kembali beroperasi secara normal.

Kronologi Serangan dan Eskalasi di Kawasan

Eskalasi konflik di Timur Tengah berkembang sangat cepat dalam beberapa hari terakhir. Berikut adalah rangkaian peristiwa penting yang memicu lonjakan harga minyak dunia:

  1. Peluncuran Serangan Drone: Gelombang drone menyerang fasilitas pipa minyak strategis sepanjang 745 mil milik Arab Saudi. Pemerintah Irak mengonfirmasi bahwa serangan drone tersebut diluncurkan langsung dari wilayah teritorial Irak.
  2. Penutupan Jalur Pipa: Otoritas Arab Saudi mengambil keputusan darurat untuk menutup sementara pipa East-West guna mengantisipasi kerusakan lebih lanjut dan mencegah risiko ledakan fasilitas.
  3. Manuver Milisi Houthi: Pasukan Houthi yang berafiliasi dengan Iran meningkatkan intensitas serangan dan berhasil menguasai Pulau Perim yang sangat strategis di Selat Bab al-Mandab, memperluas cengkeraman kendali atas jalur pelayaran internasional.
"Jika jalur pipa ini tidak dibuka kembali dalam beberapa hari, stok cadangan ekspor di pelabuhan akan menipis drastis dan memicu krisis pasokan yang jauh lebih parah."

Dampak Nyata terhadap Pasokan Minyak Global

Pipa East-West membentang sejauh 745 mil dan menjadi urat nadi logistik Riyadh untuk mengalihkan rute pasokan tanpa harus melewati Selat Hormuz yang rawan blokade. Jalur ini menyalurkan sekitar 4 juta barel per hari, atau setara dengan 4% dari total pasokan minyak dunia.

Dengan berhentinya operasi pipa, pelabuhan Yanbu di pesisir Laut Merah terancam kehabisan pasokan kargo untuk kapal-kapal tanker internasional. Tak hanya minyak mentah, harga gas alam global juga ikut terkerek naik seiring kecemasan bahwa perang terbuka antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran akan memutus rantai pasok energi global dalam jangka panjang.

Tensi Diplomatik dan Tuduhan Internasional

Pemerintah Irak kini berada di bawah tekanan internasional yang kuat untuk menindak tegas kelompok-kelompok milisi bersenjata di dalam negerinya yang didukung Teheran. Baghdad telah resmi mengumumkan penyelidikan menyeluruh atas insiden peluncuran drone dari wilayahnya.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara tegas menyatakan keyakinannya bahwa Teheran berada di balik serangan yang mengancam stabilitas pasar minyak internasional tersebut. Situasi keamanan di Timur Tengah kini berada pada titik paling kritis, dengan pasar global menanti langkah pemulihan dari Arab Saudi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bobby-hartono

Editor Lifestyle. Mantan editor majalah lifestyle. Fokus pada tren, gaya hidup urban, dan budaya pop.

Comments (0)

User