Argentina Andalkan Messi Lawan Inggris, Mbappe Bawa Prancis ke Final
WARKINI — 14 Juli 2026 — Panggung semifinal Piala Dunia 2026 menyajikan dua duel sarat gengsi: Argentina versus Inggris, serta Prancis yang mengandalkan Ky
WARKINI — 14 Juli 2026 — Panggung semifinal Piala Dunia 2026 menyajikan dua duel sarat gengsi: Argentina versus Inggris, serta Prancis yang mengandalkan Kylian Mbappe menghadapi kejutan turnamen, Spanyol. Sorotan tertuju pada Lionel Messi yang kembali memikul harapan La Albiceleste, sementara Mbappe membawa Les Bleus selangkah lagi menuju partai puncak.
Kronologi: Jalan Menuju Semifinal
Argentina melaju ke empat besar setelah menyingkirkan Belanda lewat adu penalti dramatis. Messi, di usianya yang ke-39, masih menjadi kreator utama dengan catatan 3 gol dan 4 assist sepanjang turnamen. Di sisi lain, Inggris tampil meyakinkan usai menumbangkan Brasil 2-1 di perempat final berkat brace Jude Bellingham.
Prancis mendominasi sejak fase grup dan belum terkalahkan. Mbappe telah mengoleksi 6 gol, memuncaki daftar pencetak gol sementara. Spanyol—yang sempat diremehkan dan dijuluki "katro" oleh sebagian pengamat karena skuad mudanya—justru tampil mengejutkan dengan permainan penguasaan bola tinggi khas tiki-taka modern di bawah asuhan Xavi Hernandez.
Argentina vs Inggris: Duel Bersejarah
Pertemuan Argentina dan Inggris selalu menyisakan memori kontroversial, sejak gol "Tangan Tuhan" Maradona di 1986. Kini, Messi berdiri sebagai simbol harapan baru. Pelatih Lionel Scaloni mengonfirmasi bahwa sang kapten dalam kondisi prima: "Leo adalah pemimpin kami. Pertandingan ini lebih dari sekadar taktik—ini tentang hati."
Inggris mengandalkan trio Bellingham, Bukayo Saka, dan Harry Kane yang total mencetak 9 gol. Gareth Southgate menyatakan timnya siap memutus kutukan: "Kami menghormati Messi, tapi sepak bola adalah permainan kolektif."
Mbappe dan Prancis Mengincar Final Kedua Beruntun
Kylian Mbappe menjadi pusat perhatian jelang duel melawan Spanyol. Penyerang 27 tahun itu hanya butuh satu gol lagi untuk menyamai rekor legendaris Just Fontaine. Didier Deschamps memuji kedewasaan anak asuhnya: "Kylian bukan sekadar pencetak gol, dia pemimpin di lapangan."
Spanyol, yang awalnya dipandang sebelah mata, kini menjelma sebagai kuda hitam. Gavi dan Pedri menjadi motor serangan dengan umpan-umpan progresif yang menyulitkan lawan. Statistik menunjukkan Spanyol mencatat rata-rata penguasaan bola 67%, tertinggi di turnamen. Namun, lini belakang mereka akan diuji kecepatan eksplosif Mbappe dan Ousmane Dembélé.
Data dan Statistik Kunci
| Tim | Gol Dicetak | Kebobolan | Penguasaan Bola |
|---|---|---|---|
| Argentina | 11 | 3 | 54% |
| Inggris | 9 | 2 | 48% |
| Prancis | 13 | 4 | 51% |
| Spanyol | 8 | 2 | 67% |
Dengan jadwal final yang akan digelar di MetLife Stadium, New Jersey, pada 19 Juli 2026, dunia menanti apakah Messi bisa mengulang keajaiban 2022, atau justru Mbappe yang menahbiskan generasi barunya.
[SOCIAL_TWEET]: MESSI vs INGGRIS. MBAPPE ke final? 🔥 Semifinal Piala Dunia 2026 malam ini: Argentina hadapi Inggris, Prancis tantang Spanyol. Mampukah Messi ulangi 2022? #PialaDunia2026 #Messi #Mbappe[SOCIAL_TG]: ⚽🔥 SEMIFINAL DUNIA: Argentina vs Inggris malam ini! Messi siap tempur, Mbappe kejar rekor Fontaine. Spanyol kuda hitam? Simak ulasannya!
Comments (0)