Argentina Lolos ke 16 Besar via Drama Ekstra Time
Miami Gardens, Florida – Argentina harus berjuang lebih dari 90 menit untuk memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Dalam laga yang dipenuhi ketegangan, tim Tango akhirnya menundukkan C...
Miami Gardens, Florida – Argentina harus berjuang lebih dari 90 menit untuk memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Dalam laga yang dipenuhi ketegangan, tim Tango akhirnya menundukkan Cape Verde dengan skor 2-1 setelah pertarungan sengit selama 120 menit di Hard Rock Stadium, Jumat (3/7).
Pertahanan Cape Verde Bikin Frustrasi
Sejak peluit pertama dibunyikan, Argentina langsung mengambil inisiatif serangan. Penguasaan bola mencapai 68 persen, namun rapatnya garis pertahanan Cape Verde membuat para pemain depan Argentina kerap kehilangan momentum. Setiap pergerakan Lionel Messi dan rekan-rekan selalu dibayangi dua hingga tiga pemain lawan, membuat peluang emas sulit tercipta. Kiper Cape Verde, Elber Evora, tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan kunci, termasuk menepis tendangan bebas Messi di menit ke-67.
Kebuntuan di Waktu Normal
Skema serangan balik cepat Cape Verde beberapa kali mengancam gawang Emiliano Martínez. Kecepatan dua sayap mereka sempat membuat jantung pendukung Argentina berdebar. Namun, ketangguhan lini belakang Argentina yang dikomandoi Cristian Romero berhasil meredam setiap ancaman. Babak pertama dan kedua berakhir tanpa gol, memaksa pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu.
Messi Pecah Kebuntuan
Drama sesungguhnya baru dimulai di menit ke-95. Sebuah kerja sama apik antara Enzo Fernández dan Messi menghasilkan gol pembuka yang memecah keheningan stadion. Menerima umpan terobosan, Messi dengan dingin mengecoh Evora sebelum menceploskan bola ke sudut kiri gawang. Perayaan gol sang kapten langsung disusul pelukan seluruh pemain Argentina yang menyadari betapa berharganya gol tersebut.
Cape Verde Sempat Bikin Jantung Copot
Namun, kejutan terjadi di menit ke-108. Sebuah tendangan jarak jauh yang sempat membentur bek Argentina membuat bola berbelok arah dan mengecoh Martínez. Skor kembali imbang 1-1. Gol tersebut membangkitkan semangat Cape Verde yang bermain tanpa beban. Stadion yang dipenuhi mayoritas pendukung Argentina mendadak senyap.
Gol Kemenangan Lewat Kaki Pengganti
Argentina tak mau menyerah. Pelatih Lionel Scaloni memasukkan Nico González dan Alejandro Garnacho untuk menambah daya dobrak. Keputusan itu terbukti tepat. Di menit ke-114, tepat sebelum jeda kedua perpanjangan waktu, González sukses menyambar bola muntah hasil sepakan keras Julián Álvarez yang sempat diblok. Skor 2-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Jalan Panjang Masih Menanti
Kemenangan dramatis ini memastikan Argentina melaju ke babak 16 besar sebagai juara grup. Meski mendapat perlawanan sengit, kualitas juara bertahan tetap berbicara di momen-momen krusial. Kapten Lionel Messi menunjukkan sekali lagi mengapa ia dianggap sebagai pemain terbaik, sementara semangat juang rekan-rekannya menjadi fondasi penting untuk menghadapi lawan lebih berat di fase gugur. Laga ini membuktikan bahwa di Piala Dunia, tak ada lawan yang bisa dianggap enteng.
Baca juga:
Comments (0)