Kawasan nekropolis kuno Saqqara di Mesir kembali mempersembahkan salah satu temuan arkeologi paling mengesankan abad ini. Tim arkeolog gabungan berhasil mengekskavasi sebuah kompleks pemakaman kuno milik seorang tokoh penting bernama Sekhentyu-Ptah. Penemuan spektakuler ini tidak hanya menyingkap kapel peribadatan (funerary chapel) yang megah, tetapi juga tiga sarkofagus batu yang masih tersegel utuh selama ribuan tahun.
Saqqara, yang dikenal luas sebagai tempat berdirinya Piramida Bertingkat Djoser dan ladang pemakaman para pejabat tinggi Mesir Kuno, terus menjadi tambang emas bagi riset sejarah peradaban Sungai Nil. Temuan terbaru ini memperlihatkan jaringan pemakaman bawah tanah yang jauh lebih luas dan terorganisir dari perkiraan para peneliti sebelumnya.
Kronologi Ekskavasi dan Penemuan Ruang Bawah Tanah
Proses penggalian berlangsung dengan penuh ketelitian di bawah pengawasan otoritas purbakala setempat. Tim peneliti memetakan urutan penemuan penting ini dalam beberapa tahapan krusial:
- Pembukaan Area Permukaan: Peneliti mendeteksi struktur batu kapur yang terkubur pasir di kedalaman beberapa meter, yang kemudian teridentifikasi sebagai dinding kapel pemakaman.
- Penemuan Inskripsi Hieroglif: Tim membaca ukiran dinding yang menegaskan nama Sekhentyu-Ptah beserta gelar-gelar administratif dan keagamaan penting yang diembannya pada era kerajaannya.
- Penjelajahan Poros Pemakaman (Shaft): Ekskavasi vertikal membuka serangkaian poros kubur sedalam belasan meter yang menghubungkan ruang peribadatan dengan kamar makam utama di bawah tanah.
- Identifikasi Tiga Sarkofagus Tersegel: Di dasar ruangan bawah tanah, arkeolog menemukan tiga sarkofagus yang masih terkunci rapat dengan segel lumpur asli yang belum pernah tersentuh penjarah makam.
"Kondisi sarkofagus yang masih tersegel rapat memberikan peluang luar biasa bagi kami untuk meneliti jasad mumi dan perlengkapan penguburan tanpa adanya kontaminasi atau kerusakan akibat penjarahan di masa lalu," ujar salah satu perwakilan tim arkeolog di lokasi penggalian.
Profil Sekhentyu-Ptah dan Jejak Peradaban Saqqara
Berdasarkan inskripsi yang terpahat apik pada dinding makam, Sekhentyu-Ptah memegang peranan strategis dalam struktur birokrasi dan keagamaan Mesir Kuno. Kapel pemakamannya dihiasi berbagai relief yang menggambarkan persembahan ritual, aktivitas pertanian, serta doa-doa pelindung menuju alam baka.
Selain sarkofagus, ruang makam ini menyimpan beragam artefak pelengkap tradisi penguburan kuno, di antaranya:
- Patung Ushabti: Ratusan patung kecil dari faïence yang dipercaya akan melayani almarhum di alam kubur.
- Bejana Kanopik: Wadah keramik dan batu pualam khusus untuk menyimpan organ-organ dalam tubuh jenazah selama proses mumifikasi.
- Jimat dan Perhiasan: Berbagai ornamen pelindung dari emas dan batu semi-mulia yang diletakkan di sekitar bilik makam.
Eksplorasi Jaringan Pemakaman Bawah Tanah Berlanjut
Penemuan kompleks makam Sekhentyu-Ptah ini diprediksi baru sebagian kecil dari jaringan pemakaman bawah tanah yang membentang di bawah dataran Saqqara. Para peneliti berencana melakukan pemindaian tomografi non-invasif dan pemodelan digital 3D sebelum membuka segel sarkofagus.
Eksplorasi lanjutan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman komprehensif mengenai evolusi tradisi pemakaman, status sosial para bangsawan, serta teknik arsitektur bawah tanah peradaban Mesir Kuno yang luar biasa.
Tim peneliti di kawasan Saqqara menyingkap makam megah milik Sekhentyu-Ptah. Temuan ini mencakup kapel pemakaman, ratusan artefak, dan tiga sarkofagus batu yang belum pernah dijarah. Baca ulasan lengkap penemuannya di artikel ini!
Comments (0)