Awkarin Serahkan Uang Saku Rp10 Juta dari Hanania Travel ke Polisi, Kooperatif Jalani Pemeriksaan
Jakarta – Selebgram ternama Karin Novilda, yang lebih dikenal dengan nama panggung Awkarin, menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Polda Metro Jaya pada Senin (29/6) terkait kasus dugaan penipuan p
Jakarta – Selebgram ternama Karin Novilda, yang lebih dikenal dengan nama panggung Awkarin, menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Polda Metro Jaya pada Senin (29/6) terkait kasus dugaan penipuan perjalanan umrah yang melibatkan biro perjalanan Hanania Travel. Dalam kesempatan tersebut, Awkarin secara sukarela menyerahkan uang saku sebesar Rp10 juta yang sebelumnya ia terima dari pihak travel tersebut kepada penyidik untuk disita sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Penyerahan Uang dan Pemeriksaan Intensif
Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo, mengonfirmasi penyerahan tersebut dalam keterangan resminya kepada awak media pada Selasa (30/6). “Saksi menyerahkan uang saku sebesar Rp10 juta yang diterima kepada penyidik untuk dilakukan penyitaan,” ujar Andaru. Langkah ini menunjukkan sikap kooperatif Awkarin dalam membantu proses hukum yang tengah berjalan. Menurut informasi yang dihimpun Warkini.com, uang tersebut diduga merupakan bagian dari kerja sama promosi antara selebgram dan Hanania Travel dalam sebuah program perjalanan keagamaan.
Selain menyerahkan uang, Awkarin juga dicecar dengan 33 pertanyaan oleh penyidik. Pertanyaan-pertanyaan itu berfokus pada seputar keterlibatannya, pengetahuan tentang operasional Hanania Travel, serta detail kerja sama yang pernah ia lakukan. Pemeriksaan berlangsung cukup lama dan mendalam, mengingat nama Awkarin sebagai figur publik yang dekat dengan generasi muda kerap dikaitkan dengan promosi layanan yang kini bermasalah. Hingga berita ini diturunkan, awak media masih menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak kuasa hukum Awkarin terkait substansi pertanyaan dan jawaban yang diberikan.
Latar Belakang Kasus Hanania Travel
Hanania Travel tengah menjadi sorotan setelah puluhan calon jemaah melaporkan biro perjalanan itu ke polisi atas dugaan penipuan. Para korban mengaku telah menyetorkan dana hingga ratusan juta rupiah untuk paket perjalanan umrah yang tak kunjung terealisasi. Kasus ini mencuat luas dan menarik perhatian publik, terutama karena Hanania Travel sebelumnya gencar mempromosikan paket murah melalui media sosial dengan menggandeng sejumlah influencer ternama, termasuk Awkarin. Polisi kini terus mendalami aliran dana serta kemungkinan adanya pihak lain yang turut bertanggung jawab.
Penyerahan uang saku oleh Awkarin menjadi bukti keseriusan penyidik dalam menelusuri setiap aliran dana yang berkaitan dengan tersangka. Polda Metro Jaya memastikan akan memanggil saksi-saksi lain yang relevan untuk melengkapi berkas penyelidikan. Kompol Andaru menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan transparan dan profesional, terlepas dari status sosial atau profesi saksi. Warkini.com akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyajikan informasi terkini kepada pembaca.
Comments (0)