warkini.
Travel

Badung Raih Juara Umum Kejuaraan Silat Bakti Negara Cup I

Gelanggang pertarungan para pesilat muda di ajang perdana Bakti Negara Cup I resmi berakhir dengan tensi kompetisi yang membanggakan. Kontingen Kabupaten B

Badung Raih Juara Umum Kejuaraan Silat Bakti Negara Cup I

Gelanggang pertarungan para pesilat muda di ajang perdana Bakti Negara Cup I resmi berakhir dengan tensi kompetisi yang membanggakan. Kontingen Kabupaten Badung sukses mengukuhkan dominasinya dan keluar sebagai juara umum setelah mengumpulkan pundi-pundi medali terbanyak sepanjang perhelatan bergengsi seni bela diri tradisional khas Pulau Dewata tersebut.

Persaingan sengit antardaerah di Bali terlihat jelas di papan klasemen perolehan medali. Kontingen tuan rumah berhasil memimpin klasemen akhir dengan torehan prestasi gemilang yang dibuntuti ketat oleh kontingen ibu kota provinsi, Kota Denpasar.

Dominasi Kontingen Badung di Papan Klasemen

Sepanjang kompetisi berlangsung, para pesilat tampil ngotot demi mempersembahkan medali terbaik bagi daerah masing-masing. Berikut adalah raihan tiga besar dalam klasemen akhir Bakti Negara Cup I:

  • Kabupaten Badung (Juara Umum): Mengoleksi 14 medali emas, 8 perak, dan 10 perunggu.
  • Kota Denpasar (Runner Up): Menempel ketat di posisi kedua dengan 12 medali emas, 5 perak, dan 7 perunggu.
  • Kabupaten Buleleng (Peringkat Ketiga): Mengamankan posisi ketiga dengan raihan 6 medali emas, 7 perak, dan 7 perunggu.

Keberhasilan Badung menyabet gelar juara umum disambut penuh sukacita oleh jajaran pengurus dan para pendukung. Kemenangan ini sekaligus membuktikan konsistensi pembinaan atlet usia dini dan remaja yang berjalan efektif di wilayah Badung.

Menjaring Bibit Pendekar Sekaligus Dongkrak Sport Tourism

Wakil Bupati Badung yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Dewan Pendekar Pusat Bakti Negara Bali, Bagus Alit Sucipta, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan sportivitas seluruh pesilat muda yang telah bertanding habis-habisan di gelanggang.

Ia menekankan bahwa ajang ini tidak hanya sekadar perebutan medali, melainkan panggung strategis untuk melahirkan atlet pencak silat masa depan Bali sekaligus mendorong potensi sport tourism berbasis nilai-nilai kearifan lokal.

“Ajang Bakti Negara Cup pertama ini menjadi langkah nyata kita untuk menjaring bibit-bibit talenta muda pencak silat di Bali. Evaluasi akan terus kita lakukan, dan kami pastikan Kota Denpasar siap menjadi tuan rumah untuk Bakti Negara Cup II mendatang,” tegas Bagus Alit Sucipta.

Dukungan serupa juga mengalir dari Pemerintah Provinsi Bali. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Kadisdikpora) Provinsi Bali, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, yang hadir mewakili Wakil Gubernur Bali, menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian bela diri warisan leluhur ini.

“Kesuksesan penyelenggaraan ini tidak lepas dari peran serta lintas pemerintah daerah, komunitas, dan seluruh masyarakat. Kita berharap ajang ini terus berlanjut dan semakin berkembang ke depannya,” ungkap Ida Bagus Gde Wesnawa Punia sesaat sebelum menutup kejuaraan.

Denpasar Bersiap Menyambut Bakti Negara Cup II

Acara penutupan kejuaraan berlangsung meriah dengan dihadiri Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti beserta jajaran dewan, perwakilan pengurus KONI Badung, pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Badung, serta jajaran pengurus DPC Bakti Negara kabupaten/kota se-Bali.

Dengan berakhirnya edisi perdana ini, tongkat estafet penyelenggaraan turnamen resmi diserahkan kepada Kota Denpasar yang dijadwalkan menjadi tuan rumah pada perhelatan Bakti Negara Cup II mendatang. Kejuaraan ini diharapkan terus menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya pendekar-pendekar silat berprestasi yang siap mengharumkan nama Bali di kancah nasional maupun internasional.

Badung kokoh di puncak dengan 14 emas, disusul Denpasar (12 emas) dan Buleleng (6 emas). Kejuaraan silat bergengsi ini bakal berlanjut di Kota Denpasar untuk edisi kedua. Simak liputan lengkapnya!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bobby-hartono

Editor Lifestyle. Mantan editor majalah lifestyle. Fokus pada tren, gaya hidup urban, dan budaya pop.

Comments (0)

User