warkini.
Travel

Bangli — Angin Kencang Tumbangkan Pohon, Akses Buahan-Trunyan Lumpuh Total

Suasana dingin khas kawasan pegunungan Kintamani, Kabupaten Bangli, mendadak berubah menegangkan pada Sabtu (12/9) dini hari. Angin kencang yang bertiup sa

Bangli — Angin Kencang Tumbangkan Pohon, Akses Buahan-Trunyan Lumpuh Total

Suasana dingin khas kawasan pegunungan Kintamani, Kabupaten Bangli, mendadak berubah menegangkan pada Sabtu (12/9) dini hari. Angin kencang yang bertiup sangat dahsyat menerjang pemukiman serta kawasan perbukitan di sekitarnya. Puncaknya, dua pohon raksasa yang diperkirakan berukuran tinggi mencapai 50 meter roboh diterjang angin deras di kawasan Banjar Dukuh, Desa Abang Batudinding. Batang pohon beringin dan kayu putih berukuran fantastis itu melintang sempurna menutupi seluruh badan jalan.

Peristiwa melintangnya material kayu raksasa tersebut secara otomatis melumpuhkan total akses utama yang menghubungkan Desa Buahan dan Desa Trunyan. Selama kurang lebih enam jam, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak sanggup melintas sama sekali. Jalur ini diketahui merupakan urat nadi transportasi masyarakat lokal sekaligus akses vital menuju destinasi wisata bersejarah Desa Trunyan yang tersohor.

Dampak Angin Kencang dan Rincian Kejadian

Dampak buruk dari tiupan angin kencang kali ini ternyata tidak hanya melanda Desa Abang Batudinding saja. Beberapa wilayah tetangga seperti Desa Serai dan Desa Batur Selatan turut merasakan dahsyatnya cuaca ekstrem ini. Namun, dampak paling parah terjadi di Banjar Dukuh tempat dua pohon tua bertumbangan. Kejadian yang berlangsung tiba-tiba di saat warga masih tertidur lelap ini beruntung tidak menimpa pengendara yang sedang melintas.

Parameter Kejadian Rincian Detail
Lokasi Utama Banjar Dukuh, Desa Abang Batudinding, Kintamani
Jenis Pohon Tumbang Pohon Beringin dan Kayu Putih (Tinggi ~50 meter)
Durasi Penutupan Jalan Sekitar 6 Jam (Selesai pukul 12.00 WITA)
Korban Jiwa & Kerugian Nihil (Tidak Ada Korban Jiwa maupun Materiil)

Gotong Royong Tim Gabungan Evakuasi Material Pohon

Mendapati laporan adanya kemacetan dan jalan yang tak bisa dilalui sama sekali, respons cepat langsung ditunjukkan oleh para petugas di lapangan. Tim gabungan penanggulangan bencana segera diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi batang pohon raksasa tersebut. Proses evakuasi tidaklah mudah mengingat diameter kayu yang sangat besar serta ranting-ranting yang saling bersilangan membentang di atas aspal.

Adapun unsur-unsur yang bahu-membahu menyingkirkan puing pohon tumbang tersebut meliputi:

  • Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli
  • Petugas Polsek Kintamani dan Bhabinkamtibmas setempat
  • Personel Satpolairud dan Sat Samapta Polres Bangli
  • Masyarakat lokal dan pemuda Banjar Dukuh

Dengan berbekal mesin pemotong kayu modern (senso), petugas memotong batang kayu besar menjadi beberapa bagian kecil agar lebih mudah dipindahkan. Warga sekitar dengan sigap mengangkut dahan serta dedaunan ke bahu jalan demi mempercepat proses pembukaan jalur.

Kapolsek Kintamani, Kompol I Made Dwi Puja Rimbawa, mendatangi lokasi secara langsung untuk memimpin jalannya sterilisasi arus lalu lintas. Ia mengapresiasi sinergi cepat antara aparat dan warga setempat sehingga evakuasi berjalan lancar.

"Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam kejadian ini. Keselamatan warga dan kelancaran arus lalu lintas menjadi prioritas utama kami dalam penanganan evakuasi," ujar Kompol I Made Dwi Puja Rimbawa.

Jalur Kembali Normal, Warga Diimbau Tetap Waspada

Berkat kerja keras tanpa lelah selama beberapa jam di tengah hawa dingin Kintamani, sekitar pukul 12.00 WITA proses pembersihan akhirnya rampung sepenuhnya. Jalur penghubung Kintamani, Buahan, hingga Trunyan yang sempat terisolasi kembali normal dan aman dilalui oleh berbagai jenis kendaraan.

Meski jalur sudah kembali dibuka secara aman, pihak kepolisian dan BPBD Bangli mengimbau kepada seluruh masyarakat maupun wisatawan yang hendak berkunjung ke kawasan Kintamani agar tetap meningkatkan kewaspadaan. Cuaca di daerah dataran tinggi seperti Bangli sering kali tidak menentu dan berpotensi memicu angin kencang susulan maupun tanah longsor. Pengendara disarankan untuk tidak memaksakan berteduh di bawah pohon-pohon tua berukuran besar saat angin kencang sedang berhembus.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS sasha-gunawan

Reporter Fashion & Beauty. Meliput tren mode, kecantikan, dan industri kreatif.

Comments (0)

User