warkini.
Travel

BANJARMASIN — Tim Medis Trisakti Tangani Korban Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Suasana di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin mendadak tegang pada Minggu malam. Dermaga yang biasanya diwarnai aktivitas bongkar muat rutin, seketika berubah

BANJARMASIN — Tim Medis Trisakti Tangani Korban Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Suasana di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin mendadak tegang pada Minggu malam. Dermaga yang biasanya diwarnai aktivitas bongkar muat rutin, seketika berubah menjadi pusat penanganan darurat. Sirine ambulans menyalak di antara deru mesin kapal ketika tim medis dan relawan SAR bersiap menyambut kedatangan para penyintas kecelakaan laut KM Virgo Transport 8 yang dievakuasi dari wilayah perairan Masalembo.

Rasa haru dan lega membuncah saat kapal penolong pertama akhirnya terlihat merapat. Setelah melalui drama penyelamatan yang melelahkan di tengah ketidakpastian gelombang laut, para korban akhirnya berhasil dijangkau dan dibawa darat untuk mendapatkan perawatan medis yang sangat dibutuhkan.

Penyelamatan Bertahap dari Perairan Ganas Masalembo

Proses evakuasi para korban tidak berlangsung dalam satu gelombang tunggal, melainkan secara bertahap mengingat jarak dan kondisi medan laut yang menantang. Berdasarkan data resmi dari Kantor SAR Banjarmasin, kapal penyelamat pertama yang berhasil bersandar adalah KMP Haida. Kapal ini mengangkut rombongan korban awal dan tiba di Pelabuhan Trisakti pada Minggu, 13 September 2026, pukul 20.05 WITA.

Tak berhenti di situ, upaya kemanusiaan berlanjut hingga larut malam dan menjelang subuh. Kapal penyelamat milik korps Search and Rescue, KN SAR Laksmana 241, menyusul merapat di pelabuhan pada Senin dini hari sekitar pukul 04.30 WITA. Kapal tersebut membawa satu penyintas tambahan yang berada dalam kondisi kesehatan cukup stabil meski mengalami kelelahan hebat.

Skema Triase: Pembagian Zona Medis Darurat

Menghadapi kedatangan puluhan korban dengan berbagai kondisi fisik dan trauma psikologis, tim medis gabungan menerapkan skema penanganan cepat. Langkah pertama yang diambil adalah prosedur triase—sebuah metode pemilahan pasien berdasarkan tingkat keparahan cedera untuk memastikan pertolongan diberikan secara efektif dan tepat sasaran.

Untuk mengoptimalkan tindakan darurat di lapangan, area penanganan medis di pelabuhan dibagi menjadi tiga zona khusus. Pendekatan ini dilakukan agar korban berisiko tinggi mendapatkan perhatian intensif tanpa menunda pertolongan pertama bagi korban bergejala ringan.

"Kami langsung melakukan stabilisasi awal dan penanganan darurat begitu kapal evakuasi sandar. Keselamatan jiwa penyintas adalah prioritas utama sebelum menentukan apakah mereka perlu dirujuk ke rumah sakit atau tidak," ujar perwakilan tim medis di lapangan.

Berikut adalah ringkasan proses kedatangan dan armada evakuasi yang dikerahkan menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin:

Armada Evakuasi Waktu Tiba (WITA) Status dan Penanganan Medis
KMP Haida Minggu, 13 Sept 2026 (20.05) Gelombang pertama; triase awal dan pertolongan pertama massal.
KN SAR Laksmana 241 Senin, 14 Sept 2026 (04.30) Gelombang kedua; 1 korban dievakuasi dalam kondisi stabil.

Penanganan Lanjutan dan Rujukan Rumah Sakit

Pemeriksaan kesehatan menyeluruh menjadi tahap krusial yang harus dilewati setiap korban. Tim medis melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, penanganan luka fisik, hingga penstabilan kondisi trauma akibat terjebak di laut. Bagi penyintas yang membutuhkan perawatan medis lanjutan, petugas segera menyiapkan armada ambulans untuk merujuk mereka ke fasilitas kesehatan terdekat yang memiliki peralatan lebih lengkap.

Tragedi yang menimpa KM Virgo Transport 8 ini menjadi pengingat nyata akan betapa ganasnya perairan Masalembo yang kerap memicu situasi darurat pelayaran. Namun, kesiapsiagaan respons cepat dari Kantor SAR Banjarmasin, tim medis, dan unsur potensi SAR lainnya terbukti berhasil menyelamatkan nyawa serta memberikan harapan baru bagi para korban di tengah musibah ini.

Hingga berita ini diturunkan, otoritas terkait masih terus memantau perkembangan kesehatan para korban yang dirawat sekaligus memastikan seluruh proses evakuasi berjalan hingga tuntas tanpa ada penyintas yang tertinggal.

Korban kecelakaan laut di perairan Masalembo tiba di Pelabuhan Trisakti menggunakan KMP Haida dan KN SAR Laksmana 241. Tim medis siap siaga melakukan triase dan stabilisasi sebelum korban dirujuk ke fasilitas kesehatan. Baca berita lengkapnya di Warkini.com!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS sasha-gunawan

Reporter Fashion & Beauty. Meliput tren mode, kecantikan, dan industri kreatif.

Comments (0)

User