Buruh Minta Ratusan Bendera Serikat yang Terpasang di Hotel Sultan Dicabut
Jakarta, Warkini.com – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengaku terkejut saat mengetahui ratusan bendera berlogo KSPSI AGN terpasang di kawasan Hote
Jakarta, Warkini.com – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengaku terkejut saat mengetahui ratusan bendera berlogo KSPSI AGN terpasang di kawasan Hotel Sultan, Senayan, Jakarta. Kejutan itu muncul lantaran pihaknya sama sekali tidak mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas pemasangan atribut organisasi tersebut di area hotel yang tengah menjadi sorotan.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, pemasangan bendera dalam jumlah besar itu terjadi tanpa sepengetahuan dan tanpa instruksi resmi dari pengurus pusat KSPSI. Keberadaan bendera-bendera itu sontak menimbulkan tanda tanya besar di kalangan internal serikat pekerja. Andi Gani menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan arahan atau restu untuk memasang atribut organisasi di lokasi tersebut.
Tak hanya soal bendera, Andi Gani juga mengungkapkan bahwa dirinya menerima informasi mengenai adanya aksi massa yang membawa atribut KSPSI AGN pada Rabu siang, 17 Juni 2026. Aksi yang terjadi di sekitar kawasan Hotel Sultan itu turut mengejutkan pihaknya, karena kembali tidak ada koordinasi dengan pengurus pusat. Indikasi penggunaan nama dan simbol organisasi tanpa izin ini dinilai berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah situasi yang sudah kompleks.
"Kami tidak tahu-menahu soal pemasangan bendera itu. Tidak ada instruksi dari saya. Begitu juga dengan aksi siang tadi, kami baru dapat laporan setelah kejadian. Ini jelas mencoreng nama organisasi," tegas Andi Gani kepada media kami.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Presiden KSPSI langsung memerintahkan jajaran pengurus harian untuk segera mendatangi lokasi. Langkah cepat ini diambil guna memastikan situasi di lapangan secara langsung, serta mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pemasangan atribut tanpa izin tersebut. Pengurus diminta untuk tidak menunggu lama dan segera berkoordinasi dengan pihak keamanan setempat.
Bersamaan dengan instruksi pengecekan lapangan, Andi Gani juga mengeluarkan perintah tegas agar seluruh bendera KSPSI AGN yang terpasang di kawasan Hotel Sultan segera dicabut. Ia menekankan bahwa pencabutan harus dilakukan secepatnya, mengingat kawasan tersebut merupakan area yang dalam waktu dekat akan dieksekusi. Keberadaan atribut organisasi di lokasi itu dikhawatirkan justru memperkeruh keadaan dan menyeret nama serikat pekerja ke dalam pusaran konflik yang tidak diinginkan.
Langka sigap ini mencerminkan upaya KSPSI AGN untuk menjaga integritas organisasi di tengah periode panas hubungan industrial. Pihaknya berkomitmen penuh agar nama dan simbol serikat pekerja tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum yang bergerak di luar arahan resmi pengurus pusat.
Comments (0)