Cerita Warga yang Terbantu Inovasi Mal Pelayanan Publik Polresta Sidoarjo
Sidoarjo - Kapolresta Sidoarjo Kombes Christian Tobing memiliki komitmen kuat untuk meninggalkan kesan baik di setiap tempat tugasnya. Kali ini, melalui inovasi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (S
Sidoarjo - Kapolresta Sidoarjo Kombes Christian Tobing memiliki komitmen kuat untuk meninggalkan kesan baik di setiap tempat tugasnya. Kali ini, melalui inovasi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) berbentuk Mal Mini Pelayanan Polri (MMPP), ia menghadirkan kemudahan akses bagi warga yang membutuhkan layanan kepolisian. MMPP menyatukan seluruh unit pelayanan Polresta Sidoarjo dalam satu lokasi terintegrasi, sehingga masyarakat tidak perlu lagi berpindah-pindah loket. "Untuk memudahkan masyarakat, saya memiliki pikiran untuk membangun Mall Mini Pelayanan Polri, yaitu menyatukan seluruh layanan Polresta Sidoarjo dalam satu tempat. Jadi, masyarakat begitu datang langsung ke mal mini kami dan di dalamnya bisa menerima semua layanan yang ada," ujar Kombes Tobing saat diwawancarai Warkini.com, Jumat (19/6/2026).
Fasilitas Ramah Semua Kalangan
MMPP Polresta Sidoarjo tidak hanya memudahkan dari sisi birokrasi, tetapi juga memberikan kenyamanan fisik. Ruang tunggu didesain modern dengan pendingin udara, tempat duduk yang empuk, dan akses internet nirkabel. Yang membedakan, tempat ini menyediakan ruang laktasi khusus bagi ibu menyusui serta fasilitas untuk penyandang disabilitas, seperti toilet khusus dan jalur landai. Kombes Tobing menegaskan, sarana-prasarana itu disiapkan agar semua lapisan masyarakat merasa diterima. "Kami ingin warga tidak sekadar mengurus keperluan, tapi juga merasakan pelayanan prima yang manusiawi," tambahnya.
Cerita Rina, Tak Lagi Repot Urus SKCK
Salah satu warga yang merasakan langsung manfaat inovasi ini adalah Rina (28), ibu muda warga Kecamatan Candi. Ia mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) untuk keperluan kerja. Sebelum ada MMPP, ia kerap kebingungan mencari loket yang terpisah-pisah dan antre di ruang terbuka yang panas. "Sekarang semuanya praktis. Saya datang, petugas langsung mengarahkan. Ruangannya sejuk, ada ruang laktasi, jadi saya bisa menyusui anak dengan tenang tanpa kehilangan giliran antrean. Proses SKCK yang biasanya setengah hari, kali ini tak sampai 30 menit," cerita Rina penuh syukur saat ditemui Warkini.com. Ia berharap pelayanan seperti ini bisa diadopsi kantor polisi lain.
Andi, Bukti Inklusivitas Layanan
Kisah lain datang dari Andi (35), penyandang disabilitas yang menggunakan kursi roda. Pria asal Sidoarjo Kota itu datang untuk memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM A). Sebelumnya, ia seringkali harus meminta bantuan orang lain untuk naik tangga atau mengakses toilet yang tidak ramah difabel. "Di MMPP, ada ramp yang lebar, toilet khusus disabilitas, dan ruang tunggu yang lapang. Saya bisa mengurus SIM sendiri, naik-turun kursi roda tanpa hambatan. Rasanya luar biasa dihargai seperti ini," ungkapnya dengan mata berbinar.
"Ini pelayanan yang benar-benar inklusif. Saya sangat mengapresiasi inovasi Pak Kapolresta. Ini bukti polisi dekat dengan masyarakat, peduli pada kami yang berkebutuhan khusus," ujar Andi kepada Warkini.com.
Rencana Pengembangan ke Depan
Kombes Christian Tobing mengatakan, MMPP akan terus ditingkatkan. Dalam waktu dekat, pihaknya berencana menambah layanan perpanjangan paspor serta pojok konsultasi hukum gratis. "Kami ingin semua warga Sidoarjo, tanpa terkecuali, merasa terlayani dengan baik. Ini wujud nyata Polri yang melindungi, mengayomi, dan melayani," tutupnya. Inovasi ini diharapkan menjadi percontohan bagi wilayah lain agar pelayanan publik kepolisian semakin mudah, cepat, dan manusiawi.
Comments (0)