China Berhasil Uji Coba Rudal dari Kapal Selam Nuklir

Beijing - Militer China baru saja menorehkan pencapaian signifikan dalam modernisasi pertahanan strategisnya. Sebuah uji coba peluncuran rudal dari kapal selam bertenaga nuklir telah dilaksanakan di

Jul 07, 2026 - 22:59
0 0
China Berhasil Uji Coba Rudal dari Kapal Selam Nuklir

Beijing - Militer China baru saja menorehkan pencapaian signifikan dalam modernisasi pertahanan strategisnya. Sebuah uji coba peluncuran rudal dari kapal selam bertenaga nuklir telah dilaksanakan di perairan luas Samudra Pasifik. Pemerintah China melalui organ resminya mengonfirmasi bahwa uji coba yang berlangsung pada Senin (6/7/2026) itu berjalan dengan sukses tanpa hambatan berarti.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan resmi kantor berita China, Xinhua, sebagaimana dipantau oleh media kami pada Senin siang waktu setempat, uji coba ini melibatkan sebuah rudal strategis yang dilengkapi dengan hulu ledak tiruan atau dummy warhead. Rudal tersebut diluncurkan dari sebuah platform kapal selam dan berhasil mencapai titik target yang telah ditentukan di wilayah laut lepas Samudra Pasifik. Langkah ini menegaskan kembali kesiapan armada kapal selam China dalam menjalankan misi deterens strategis.

Konfirmasi Resmi dari Angkatan Laut PLA

Detail operasional mengenai uji coba ini disampaikan langsung oleh otoritas militer China. Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA Navy) merilis pernyataan resmi yang menegaskan kronologi dan status keberhasilan misi tersebut. Dalam pernyataannya, pihak PLA Navy menyebutkan bahwa salah satu kapal selam strategis mereka telah melaksanakan tugasnya dengan sempurna di tengah dinamika kawasan yang semakin kompleks.

"Pada Senin (6/7) siang, salah satu kapal selam strategis kami secara sukses meluncurkan rudal strategis yang membawa hulu ledak tiruan ke wilayah laut lepas yang relevan di Samudra Pasifik," demikian pengumuman resmi Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat seperti dikutip dalam laporan yang diterjemahkan oleh media kami.

Meskipun Beijing tidak merinci secara spesifik jenis rudal maupun kelas kapal selam yang digunakan dalam uji coba ini, langkah tersebut secara luas diinterpretasikan sebagai bagian dari pengembangan kemampuan second-strike atau serangan balasan kedua China. Kemampuan ini krusial dalam doktrin perang nuklir modern, di mana sebuah negara harus mampu membalas serangan nuklir meskipun pangkalan daratnya telah dilumpuhkan, yakni melalui platform kapal selam yang sulit terdeteksi saat berpatroli di bawah permukaan laut.

Uji coba ini terjadi di tengah ketegangan geopolitik yang meningkat di kawasan Indo-Pasifik. Beijing menekankan bahwa aktivitas tersebut merupakan bagian dari latihan rutin dan tidak menyasar negara tertentu. Namun, para analis pertahanan meyakini bahwa unjuk kemampuan ini mengirimkan sinyal kuat, khususnya kepada Amerika Serikat dan sekutunya, mengenai peningkatan kapabilitas militer China dalam menjaga kepentingan nasionalnya di jalur pelayaran strategis. Hingga berita ini diturunkan, belum ada respons resmi dari negara-negara tetangga di kawasan Pasifik terkait dampak lingkungan atau keamanan dari jatuhnya hulu ledak tiruan di perairan internasional tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rangga-pradana

Reporter Lifestyle. Reporter kuliner, travel, dan gaya hidup.

Comments (0)

User