Conor McGregor Kalah Dramatis dari Max Holloway di UFC 329
Las Vegas, Amerika Serikat — Dunia seni bela diri campuran (MMA) dikejutkan oleh akhir yang dramatis dalam laga utama UFC 329. Conor McGregor, megabintang
Las Vegas, Amerika Serikat — Dunia seni bela diri campuran (MMA) dikejutkan oleh akhir yang dramatis dalam laga utama UFC 329. Conor McGregor, megabintang asal Irlandia, harus menelan kekalahan pahit dari Max Holloway hanya dalam waktu kurang dari satu menit di ronde pertama. Pertarungan yang sangat dinantikan ini berlangsung di T-Mobile Arena, Las Vegas, pada Minggu (12/7/2026), dan berakhir dengan cara yang tidak pernah dibayangkan oleh para penggemar.
Kekalahan McGregor bukan disebabkan oleh pukulan knockout lawan, melainkan oleh cedera kaki serius yang ia alami saat sedang bertukar serangan. Insiden ini langsung mengingatkan publik pada cedera serupa yang dideritanya saat melawan Dustin Poirier di UFC 264 pada tahun 2021 silam. Tim medis segera masuk ke oktagon untuk memberikan pertolongan pertama kepada McGregor yang tampak kesakitan, sementara Holloway dinyatakan sebagai pemenang melalui TKO akibat cedera.
Pertarungan yang Terhenti Terlalu Cepat
Pertarungan antara Conor McGregor (22-7) dan Max Holloway (26-7) sejatinya merupakan rematch yang telah dinantikan selama lebih dari satu dekade. Keduanya pertama kali bertemu di UFC Fight Night 26 pada tahun 2013, saat McGregor masih merupakan petarung pendatang baru. Saat itu, McGregor berhasil mengalahkan Holloway melalui keputusan mutlak. Kini, 13 tahun kemudian, Holloway membalas kekalahan tersebut meskipun dengan cara yang tidak ideal.
Sejak bel pertama berbunyi, kedua petarung langsung menunjukkan intensitas tinggi. McGregor membuka dengan ciri khasnya, mengandalkan pukulan kiri lurus yang mematikan. Sementara itu, Holloway, yang dijuluki "Blessed," menerapkan strategi tekanan dan volume pukulan khasnya. Namun, sekitar 45 detik memasuki ronde pertama, McGregor terlihat kehilangan keseimbangan saat melangkah mundur setelah melepaskan kombinasi pukulan.
Secara instan, McGregor tersungkur ke kanvas dan memegangi pergelangan kaki kirinya. Wasit Herb Dean segera menghentikan pertarungan dan memanggil tim medis. Diagnosis awal menunjukkan fraktur pada tibia atau fibula kiri McGregor, mirip dengan cedera yang dialaminya pada 2021 lalu. Penonton di T-Mobile Arena yang berkapasitas 20.000 orang terdiam menyaksikan momen tersebut.
Reaksi dan Dampak Kekalahan McGregor
Kekalahan ini menimbulkan gelombang reaksi dari komunitas MMA global. Max Holloway, yang seharusnya merayakan kemenangan, justru menunjukkan sikap hormat kepada McGregor. Dalam wawancara pasca pertarungan, Holloway menyatakan,
"Ini bukan cara yang saya inginkan untuk menang. Conor adalah legenda, dan saya berharap ia segera pulih. Kami bisa melakukannya lagi kapan saja."
Sementara itu, McGregor yang dibawa keluar dari oktagon dengan tandu, sempat memberikan pernyataan singkat melalui media sosial beberapa jam setelah kejadian. Petarung berusia 37 tahun itu menegaskan bahwa ia akan kembali bertarung. "Ini belum berakhir. Terima kasih atas dukungannya. Saya akan kembali lebih kuat," tulisnya di akun X pribadinya.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi karier McGregor yang tengah berusaha membangun kembali reputasinya. Dalam lima pertarungan terakhirnya sejak 2021, McGregor hanya mampu meraih dua kemenangan. Rekor McGregor kini menjadi 22-8, membuat spekulasi tentang masa pensiunnya kembali mencuat.
Implikasi untuk Divisi Welterweight dan LW UFC
Di sisi lain, kemenangan ini semakin mengukuhkan status Max Holloway sebagai salah satu petarung pound-for-pound terbaik di dunia saat ini. Mantan juara kelas bulu UFC itu kini telah mengantongi empat kemenangan beruntun, termasuk kemenangan knockout atas Justin Gaethje di UFC 300. Holloway diperkirakan akan kembali mendapatkan kesempatan memperebutkan gelar, baik di kelas ringan maupun welterweight.
Presiden UFC, Dana White, dalam konferensi pers pasca acara menyatakan bahwa organisasi akan mengevaluasi kembali jalur karier McGregor. "Conor adalah aset besar bagi UFC, tetapi kami harus realistis dengan kondisinya. Kami akan menunggu hasil medis lengkap sebelum membuat keputusan," ujar White. Ia juga mengisyaratkan bahwa kemungkinan McGregor pensiun semakin besar, meskipun keputusan akhir tetap berada di tangan sang petarung.
Respons Publik dan Masa Depan Kedua Petarung
UFC 329 sendiri tetap berlangsung sukses meskipun laga utama berakhir antiklimaks. Pertarungan co-main event antara Sean O'Malley melawan Merab Dvalishvili untuk gelar kelas bantam berhasil menghibur penonton. Namun, kekecewaan tetap terasa mengingat ekspektasi tinggi terhadap duel McGregor vs Holloway.
Cedera berulang yang dialami McGregor—terutama di area kaki yang sama—memunculkan pertanyaan serius tentang kondisi fisiknya. Dr. David Abbasi, pakar ortopedi olahraga, dalam analisisnya menyebutkan bahwa kemungkinan McGregor memerlukan waktu pemulihan setidaknya 12 hingga 18 bulan sebelum dapat kembali bertanding secara kompetitif.
Untuk sementara waktu, Holloway akan melanjutkan kiprahnya di papan atas UFC, sementara McGregor harus menghadapi kenyataan pahit bahwa tubuhnya mungkin tidak lagi mampu menopang gaya bertarung eksplosif yang membuatnya terkenal. Apakah ini akhir dari era "The Notorious"? Hanya waktu yang akan menjawabnya.
[SOCIAL_TWEET]: Akhir dramatis di UFC 329! Conor McGregor kalah TKO dari Max Holloway setelah alami cedera kaki di ronde pertama. Momen yang mengingatkan pada UFC 264. Apakah ini akhir karier The Notorious? #UFC329 #McGregorVsHolloway #MMA[SOCIAL_TG]: 🥊 BREAKING: Conor McGregor kalah TKO di ronde 1 vs Max Holloway di #UFC329! Cedera kaki lagi 😱 Apakah ini akhir untuk The Notorious?
Comments (0)