Dialog dan Negosiasi Cegah Relokasi Masif Pabrik Komponen Otomotif Jepang ke Vietnam

Jakarta – Kekhawatiran akan hengkangnya investasi asing di sektor otomotif tanah air sedikit mereda. Sebuah laporan eksklusif yang diterima media kami mengungkap bahwa rencana relokasi besar-besara

Jul 08, 2026 - 00:30
0 0
Dialog dan Negosiasi Cegah Relokasi Masif Pabrik Komponen Otomotif Jepang ke Vietnam

Jakarta – Kekhawatiran akan hengkangnya investasi asing di sektor otomotif tanah air sedikit mereda. Sebuah laporan eksklusif yang diterima media kami mengungkap bahwa rencana relokasi besar-besaran dua produsen komponen otomotif asal Jepang ke Vietnam berhasil dicegah. Informasi ini disampaikan langsung oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal.

Kedua perusahaan yang dimaksud adalah PT JAI yang berlokasi di Pasuruan dan PT SAI di Mojokerto, Jawa Timur. Keduanya merupakan bagian dari Yazaki Group, raksasa manufaktur kabel dan komponen otomotif global. Awalnya, manajemen merencanakan pemindahan hingga 50% lini produksi dari Indonesia ke Vietnam, sebuah langkah yang tentu akan berdampak signifikan pada penyerapan tenaga kerja lokal.

Dialog Kunci Pencegahan

Namun, niat tersebut tidak terealisasi sepenuhnya. Said Iqbal menegaskan bahwa komunikasi dua arah yang intensif antara jajaran direksi perusahaan dengan serikat pekerja menjadi titik balik yang krusial.

"Yang rencananya besar-besaran, hanya 50% enggak jadi. Hanya 3 sampai 5 line saja, line produksi yang dipindahkan ke Vietnam," ujar Said Iqbal dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Minggu (28/6/2026).

Berkat dialog bipartit yang konstruktif, skema awal pemindahan setengah kapasitas produksi berhasil ditekan drastis. Keputusan akhir hanya merelokasi tiga hingga lima lini produksi saja. Capaian ini dianggap sebagai kemenangan diplomasi ketenagakerjaan di tingkat pabrikan yang mampu menyelamatkan sebagian besar lapangan kerja. Mekanisme negosiasi yang terbuka memungkinkan pekerja menyampaikan aspirasi, sementara manajemen juga dapat menjelaskan urgensi efisiensi global tanpa harus mengorbankan basis produksi di Indonesia secara total.

Laporan media kami mengonfirmasi bahwa meski ada pergeseran sejumlah lini ke Vietnam untuk memenuhi permintaan pasar tertentu, pusat produksi Grup Yazaki di Jawa Timur tetap beroperasi dan menyerap ribuan tenaga kerja. Keberhasilan menahan laju relokasi ini menjadi contoh nyata bahwa hubungan industrial yang harmonis mampu memengaruhi keputusan strategis korporasi multinasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rangga-pradana

Reporter Lifestyle. Reporter kuliner, travel, dan gaya hidup.

Comments (0)

User