Faik Fahmi Ditunjuk Jadi Dirut Pelita Air
Warkini.com, Jakarta – Maskapai milik PT Pertamina (Persero), Pelita Air, resmi menunjuk Faik Fahmi sebagai Direktur Utama yang baru. Pengumuman penting ini disampaikan oleh Indonesia National Air
Warkini.com, Jakarta – Maskapai milik PT Pertamina (Persero), Pelita Air, resmi menunjuk Faik Fahmi sebagai Direktur Utama yang baru. Pengumuman penting ini disampaikan oleh Indonesia National Air Carriers Association (INACA) melalui laman resminya pada Selasa (7/7/2026). Informasi ini menandai babak baru bagi perusahaan penerbangan pelat merah yang tengah menggencarkan transformasi bisnisnya.
Ucapan Selamat dan Apresiasi dari INACA
"Indonesia National Air Carriers Association (INACA) beserta seluruh pengurus dan anggotanya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Bapak Faik Fahmi atas kepercayaan yang diberikan sebagai Direktur Utama PT Pelita Air," ungkap INACA dalam pernyataannya.
INACA menilai penunjukan Faik Fahmi merupakan langkah strategis yang akan memperkuat fondasi pertumbuhan Pelita Air. Asosiasi para pelaku industri penerbangan nasional itu juga menyatakan optimismenya bahwa di bawah kepemimpinan baru, Pelita Air akan mampu memperluas kontribusinya terhadap ekosistem penerbangan Indonesia secara keseluruhan. Keputusan ini diyakini dapat mendorong persaingan sehat sekaligus meningkatkan konektivitas udara di Tanah Air.
Profil dan Jejak Karier Faik Fahmi
Faik Fahmi bukanlah sosok baru di langit penerbangan nasional. Namanya telah malang melintang di industri aviasi, terutama melalui pengalaman puncaknya sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Ia memimpin maskapai bendera tersebut pada periode 2020 hingga awal 2024, masa yang penuh tantangan akibat tekanan pandemi dan restrukturisasi utang besar-besaran. Di bawah kendalinya, Garuda Indonesia berhasil melewati proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), menyusun rencana perdamaian dengan para kreditur, dan mencatatkan perbaikan kinerja keuangan yang signifikan.
Sebelum menduduki kursi nomor satu di Garuda, Faik Fahmi mengawali kariernya di PT Angkasa Pura II, yang memberinya pemahaman mendalam tentang operasional kebandarudaraan dan layanan navigasi. Lulusan Teknik Industri Institut Teknologi Bandung (ITB) ini kemudian melanjutkan pendidikan magister di bidang manajemen dari salah satu universitas ternama di Australia. Kombinasi wawasan teknis, komersial, dan kepemimpinan strategis yang ia miliki terbukti mampu membawa maskapai besar beradaptasi di tengah turbulensi.
Keberhasilan Faik Fahmi dalam melakukan transformasi bisnis, efisiensi rute, serta merampingkan struktur organisasi Garuda menjadi bekal berharga. Rekam jejaknya yang terbukti dalam memperkuat fundamental perusahaan penerbangan menjadi alasan utama mengapa Pelita Air dan pemegang sahamnya menjatuhkan pilihan kepadanya.
Visi untuk Pelita Air dan Industri Penerbangan Nasional
Pelita Air sendiri saat ini tengah melebarkan sayap dari maskapai charter dan penyedia layanan penerbangan korporat menjadi maskapai komersial berjadwal. Perusahaan yang mengoperasikan armada pesawat ATR 72 dan beberapa unit jet regional ini berencana menambah armada guna melayani rute-rute domestik dengan permintaan tinggi. Penunjukan Faik Fahmi diharapkan mampu mempercepat realisasi rencana ekspansi tersebut, termasuk pembukaan rute baru dan peningkatan frekuensi penerbangan.
INACA dan para pemangku kepentingan berharap kehadiran Faik Fahmi dapat mempertegas posisi Pelita Air sebagai pilihan utama masyarakat, sekaligus menjadi katalis pertumbuhan industri penerbangan nasional pascapemulihan. Dengan pengalaman memimpin maskapai berbadan sehat dan beroperasi di tengah persaingan ketat, Faik Fahmi dinilai sebagai figur tepat untuk membawa Pelita Air terbang lebih tinggi dan menjangkau lebih banyak destinasi di seluruh Nusantara.
Comments (0)