warkini.
Gaya Hidup

Faisal, Pemuda Tuli Asal Sukabumi, Buktikan Kerja Kerasnya di Job Fair Jaksel

Siapa bilang keterbatasan jadi halangan buat glow up karier? Faisal, pemuda asal Sukabumi yang menyandang disabilitas tuli, justru datang dengan semangat a

Faisal, Pemuda Tuli Asal Sukabumi, Buktikan Kerja Kerasnya di Job Fair Jaksel

Siapa bilang keterbatasan jadi halangan buat glow up karier? Faisal, pemuda asal Sukabumi yang menyandang disabilitas tuli, justru datang dengan semangat all out ke Job Fair Tahap I: Jakarta Selatan Career Fest and Bazaar 2026. Event yang digelar di bilangan Jakarta Selatan ini jadi bukti kalau opportunity doesn't discriminate — semua orang, tanpa terkecuali, berhak untuk #NaikLevel.

Dari Sukabumi ke Gemerlap Job Fair Jaksel

Jauh-jauh dari Sukabumi, Faisal bukan cuma modal nekat doang. Ia hadir membawa CV terbaiknya, berharap bisa dapetin pekerjaan yang sesuai dengan skill dan passion-nya. Di tengah ramainya booth perusahaan dari berbagai sektor, Faisal menunjukkan kalau semangat perjuangan itu nggak kenal kata “menyerah”.

Suasana Jakarta Selatan Career Fest and Bazaar 2026 sendiri emang dirancang sebagai playground-nya para pencari kerja. Ada puluhan perusahaan startup hingga korporasi besar yang buka stand, siap menyambut siapa pun yang lagi on fire buat dapetin karier impian. Dan Faisal? Ia dengan percaya diri melenggang, membuktikan bahwa disabilitas bukanlah error system dalam dunia profesional.

"Saya ingin bekerja dan membuktikan bahwa teman-teman disabilitas juga punya kemampuan yang sama. Saya tidak mau keterbatasan pendengaran saya jadi alasan untuk tidak maju," ujar Faisal penuh optimisme.

Level Up: Inklusivitas di Dunia Kerja Itu Bukan Sekadar Wacana

Kehadiran Faisal di job fair ini jadi semacam sliding into the DM bagi perusahaan-perusahaan — bahwa sudah saatnya membuka ruang lebih luas lagi buat teman-teman disabilitas. Bukan cuma soal memenuhi kuota atau terlihat keren di mata publik, tapi lebih dari itu: mengakui bahwa diverse workplace itu adalah real game-changer.

Event ini juga menyediakan fasilitas pendukung seperti penerjemah bahasa isyarat di beberapa titik, sehingga peserta seperti Faisal bisa bertanya dan menggali informasi perusahaan dengan maksimal. Props banget buat panitia yang udah mindful soal kebutuhan ini.

Pekerjaan Layak: Hak Segenap Bangsa, Bukan Privilege

Cerita Faisal ini relate banget sama situasi banyak pencari kerja muda di luar sana. Setiap orang pengen punya kesempatan yang sama buat berkembang, dapat penghasilan, dan tentunya berkontribusi. Kuncinya ada di inklusivitas yang bukan sekadar jargon, tapi benar-benar diwujudkan dalam ekosistem kerja.

Jadi, sudah siapkah perusahaan-perusahaan favoritmu membuka pintu lebih lebar? Atau justru kamu punya cerita seru lainnya dari job fair kali ini? Drop di kolom komentar, ya! 👇

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User