warkini.
Viral

Fiki ABK Indonesia Selamat dari Perompak Somalia dengan Pura-pura Mati

Kisah menegangkan datang dari seorang anak buah kapal (ABK) asal Indonesia bernama Fiki. Ia berhasil selamat dari aksi pembajakan perompak Somalia setelah

Fiki ABK Indonesia Selamat dari Perompak Somalia dengan Pura-pura Mati

Kisah menegangkan datang dari seorang anak buah kapal (ABK) asal Indonesia bernama Fiki. Ia berhasil selamat dari aksi pembajakan perompak Somalia setelah berpura-pura mati meski kakinya tertembak. Peristiwa ini menjadi salah satu cerita bertahan hidup paling dramatis dari gelombang pembajakan yang kembali meningkat di perairan Somalia dalam beberapa tahun terakhir.

Fiki, yang bertugas di sebuah kapal kargo berbendera asing, tengah menjalani rutinitas pelayaran ketika kapalnya dihadang sekelompok perompak bersenjata lengkap. Insiden bermula saat kapal melintasi perairan Teluk Aden, salah satu jalur pelayaran paling berbahaya di dunia. Perompak yang datang dengan kapal cepat langsung menembaki dek kapal untuk melumpuhkan perlawanan kru.

Detik-detik Mencekam di Atas Kapal

Menurut pengakuan Fiki, situasi berubah kacau dalam hitungan detik. Para kru yang panik berusaha menyelamatkan diri sambil berusaha mengirim sinyal darurat ke pihak berwenang. Namun, perompak sudah lebih dulu menguasai anjungan kapal.

"Saya dengar tembakan di mana-mana. Tiba-tiba kaki saya panas dan darah keluar banyak. Saya langsung jatuh dan berpikir ini akhir hidup saya," tutur Fiki mengenang peristiwa itu.

Dalam kondisi terluka, Fiki mengambil keputusan spontan yang menyelamatkan nyawanya. Ia memilih untuk tidak bergerak, menahan rasa sakit, dan berpura-pura tewas di antara kru lain. Perompak yang mengira dirinya sudah tidak bernyawa tidak menembaknya lagi dan beralih mengejar kru lain.

"Saya tutup mata, tahan napas, tahan sakit. Saya berdoa terus. Kalau saya bergerak, pasti ditembak lagi," ujarnya.

Evakuasi dan Pemulihan Korban

Setelah beberapa jam yang terasa seperti selamanya, operasi pembebasan akhirnya dilakukan oleh pasukan keamanan internasional yang bekerja sama dengan otoritas setempat. Fiki dievakuasi bersama kru lain yang selamat. Ia langsung mendapat perawatan medis intensif karena luka tembak di kakinya cukup serius.

Data menunjukkan bahwa serangan perompakan di perairan Somalia sempat menurun drastis pada periode 2013–2020, namun kembali meningkat dalam beberapa tahun terakhir akibat lemahnya pengawasan dan ketidakstabilan politik di kawasan tersebut. Ratusan pelaut dari berbagai negara, termasuk Indonesia, menjadi korban setiap tahunnya.

TahunInsiden PembajakanKorban WNI
201912 kasus7 orang
202118 kasus11 orang
202325 kasus14 orang

Pelajaran bagi Pelaut Indonesia

Kasus Fiki menjadi pengingat keras bahwa pelaut Indonesia yang bekerja di kapal internasional menghadapi risiko tinggi di jalur pelayaran rawan. Pemerintah Indonesia terus mendesak perusahaan pelayaran agar meningkatkan standar keselamatan dan pelatihan tanggap darurat bagi seluruh ABK.

"Keberanian dan insting bertahan hidup Fiki luar biasa. Tapi ini juga bukti bahwa perlindungan terhadap ABK kita harus jadi prioritas," kata seorang pengamat maritim.

Hingga kini, Fiki masih menjalani pemulihan. Pengalaman pahit itu tak membuatnya sepenuhnya menutup pintu pada dunia pelayaran, tetapi ia berharap tidak ada lagi pelaut Indonesia yang mengalami nasib serupa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS wendy-anwar

Reporter Travel. Menjelajah destinasi Indonesia dan tips wisata.

Comments (0)

User