Flying Disc Resmi Jadi Cabang Demonstrasi SEA Games 2025 Thailand
Bangkok, Thailand — Olahraga piring terbang atau yang lebih dikenal dengan istilah internasional flying disc mencatat halaman baru dalam sejarah olahraga A
Bangkok, Thailand — Olahraga piring terbang atau yang lebih dikenal dengan istilah internasional flying disc mencatat halaman baru dalam sejarah olahraga Asia Tenggara. Cabang olahraga ini resmi ditampilkan sebagai salah satu cabang olahraga demonstrasi pada gelaran SEA Games 2025 yang berlangsung di Thailand. Kehadiran flying disc menjadi sorotan karena untuk pertama kalinya olahraga berbasis lemparan piring plastik ini mendapat panggung resmi di multievent regional terbesar di kawasan.
Decision makers Komite Olimpiade Asia Tenggara (SEAGF) memasukkan flying disc dalam daftar cabang demonstrasi sebagai bentuk pengenalan serta uji coba sebelum kemungkinan diangkat menjadi cabang penuh pada edisi berikutnya. Status demonstrasi mengartikan bahwa pertandingan berlangsung penuh dengan aturan resmi, namun medali yang diperebutkan belum masuk ke perhitungan klasemen akhir negara.
Sejarah Singkat Flying Disc di Panggung Internasional
Flying disc bukan istilah baru dalam dunia olahraga. Popularitasnya mulai melonjak sejak era 1960-an di Amerika Serikat melalui organisasi World Flying Disc Federation (WFDF). Olahraga ini bahkan telah menjadi cabang resmi pada The World Games sejak 2001 dan dipertandingkan di berbagai turnamen multievent dunia.
Federasi Flying Disc Indonesia (FFDI) mencatat bahwa popularitas olahraga ini di Tanah Air tumbuh signifikan dalam satu dekade terakhir. Komunitas-komunitas pemain rutin mengadakan turnamen mingguan di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Yogyakarta.
Mengapa Flying Disc Masuk SEA Games 2025?
Menurut pengamat olahraga ASEAN, ada beberapa faktor yang membuat flying disc layak dipertandingkan di kawasan Asia Tenggara:
- Pertumbuhan komunitas regional — Thailand, Malaysia, Singapura, dan Filipina telah memiliki federasi resmi yang aktif.
- Biaya infrastruktur rendah — hanya membutuhkan lapangan terbuka dan piring standar.
- Inklusivitas gender — olahraga ini dimainkan secara campuran sejak level pemula.
- Dukungan WFDF — federasi internasional memberikan asistensi teknis dan wasit bersertifikasi.
Kategori Pertandingan di SEA Games 2025
Setidaknya terdapat tiga nomor yang dipertandingkan dalam sesi demonstrasi flying disc SEA Games 2025:
- Ultimate Frisbee (Open/Mixed) — nomor beregu dengan format 5 lawan 5 atau 7 lawan 7.
- Disc Golf — nomor individu yang memadukan ketepatan lemparan dengan strategi lapangan.
- Freestyle — nomor peragaan keterampilan yang dinilai oleh juri berdasarkan kesulitan dan estetika.
Pertandingan rencananya digelar di dua venue, yaitu Huamark Sports Complex Bangkok untuk nomor ultimate, dan Chatuchak Open Field untuk kategori disc golf. Total hadiah yang diperebutkan berupa trofi kehormatan dan sertifikat pengakuan dari SEAGF.
Persiapan Kontingen Indonesia
Indonesia mengirimkan sekitar 24 atlet yang terbagi dalam tiga kategori. Pelatih kepala tim nasional, Rahmad Hidayat, menyatakan bahwa persiapan dilakukan selama delapan bulan melalui pemusatan latihan di Yogyakarta dan Jakarta.
"Kami optimistis bisa menunjukkan performa terbaik. Status demonstrasi bukan halangan untuk meraih hasil maksimal. Justru ini kesempatan emas memperkenalkan flying disc ke publik Indonesia," ujar Rahmad saat pelepasan kontingen di Jakarta.
Ketua Umum FFDI, Andi Wijaya, menambahkan bahwa keikutsertaan ini menjadi batu loncatan untuk mengajukan status cabang penuh pada SEA Games 2027 di Malaysia.
Timeline Pertandingan Flying Disc SEA Games 2025
- 11 Desember 2025 — Upacara pembukaan dan technical meeting seluruh tim.
- 12–13 Desember 2025 — Babak penyisihan Ultimate Mixed dan Open.
- 14 Desember 2025 — Babak semifinal dan final Ultimate.
- 15 Desember 2025 — Kategori Disc Golf individual dan beregu.
- 16 Desember 2025 — Freestyle showcase dan awarding ceremony.
Harapan ke Depan
Kehadiran flying disc di SEA Games 2025 diharapkan mampu memicu pertumbuhan komunitas di seluruh Asia Tenggara. Thailand sebagai tuan rumah menargetkan lebih dari 5.000 penonton selama pertandingan berlangsung, dengan disiarkan secara live streaming melalui kanal resmi SEAGF.
Bagi Indonesia, terlepas dari status demonstrasi, hasil pertandingan akan menjadi tolok ukur kesiapan atlet menuju kejuaraan dunia WFDF 2026 yang akan digelar di Finlandia.
[SOCIAL_TWEET]: Flying disc resmi jadi cabang demonstrasi SEA Games 2025 di Thailand! Indonesia kirim 24 atlet di tiga kategori. Bersejarah untuk olahraga piring terbang Asia Tenggara. #SEAGames2025 #FlyingDiscIndonesia #SEA2025[SOCIAL_TG]: 🥏 Flying Disc resmi ramaikan SEA Games 2025! Indonesia kirim 24 atlet. Bersejarah! 🏆
Comments (0)