Halte Kebon Sirih Ditutup Tiga Hari Imbas Proyek MRT
Jakarta — Manajemen PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengumumkan penutupan sementara Halte Kebon Sirih arah Kota selama tiga hari penuh. Penutupan di
Jakarta — Manajemen PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengumumkan penutupan sementara Halte Kebon Sirih arah Kota selama tiga hari penuh. Penutupan dilakukan mulai Jumat malam pukul 22.00 WIB hingga Senin pagi pukul 05.00 WIB, menyusul pekerjaan perbaikan jalan yang terdampak proyek pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta fase lanjutan.
Latar Belakang Proyek MRT Jakarta
Pembangunan MRT Jakarta fase 2A dan 2B telah memasuki tahap konstruksi intensif di sepanjang koridor selatan-tengah ibu kota. Proyek senilai puluhan triliun rupiah ini menghubungkan kawasan Bundaran HI hingga Kota Tua, dengan target operasional secara bertahap pada tahun 2027 hingga 2030. Pekerjaan konstruksi bawah tanah dan permukaan seringkali menimbulkan dampak langsung terhadap infrastruktur jalan yang ada, termasuk jalur Transjakarta.
Dalam keterangan resmi yang diterima awak media, Corporate Secretary Transjakarta menjelaskan bahwa penutupan halte dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk menjaga keselamatan pengguna jasa. "Kami memprioritaskan keamanan penumpang di tengah padatnya aktivitas konstruksi. Penutupan sementara ini menjadi bagian dari koordinasi lintas sektoral dengan pihak MRT Jakarta," ujar juru bicara Transjakarta dalam rilis pers, Jumat.
Jadwal dan Durasi Penutupan
Penutupan Halte Kebon Sirih arah Kota berlangsung selama 72 jam penuh. Berikut rincian waktu penutupan:
- Jumat, pukul 22.00 WIB — halte mulai tidak melayani penumpang
- Sabtu dan Minggu — penutupan penuh selama 24 jam
- Senin, pukul 05.00 WIB — halte kembali beroperasi normal
Selama periode tersebut, penumpang yang biasa turun atau naik di halte tersebut dialihkan ke halte terdekat. Transjakarta menyiapkan halte alternatif di sekitar lokasi, termasuk Halte Monas dan Halte Balaikota, untuk melayani koridor perjalanan penumpang.
Dampak terhadap Penumpang
Halte Kebon Sirih merupakan salah satu titik transit vital di kawasan pusat kota Jakarta. Setiap harinya, ribuan penumpang memanfaatkan halte ini untuk berpindah moda transportasi menuju kawasan Kota Tua, Glodok, hingga Penjaringan. Penutupan sementara dipastikan akan menambah waktu tempuh sebagian pengguna jasa.
Data internal Transjakarta menunjukkan bahwa Halte Kebon Sirih melayani rata-rata 8.000 hingga 12.000 penumpang per hari pada koridor arah Kota. Dengan penutupan tiga hari, estimasi total penumpang terdampak mencapai lebih dari 30.000 orang.
"Kami mengimbau penumpang untuk menyesuaikan jadwal perjalanan dan memanfaatkan aplikasi Tije untuk mengetahui posisi bus terdekat. Kesabaran pengguna jasa sangat kami harapkan selama masa perbaikan berlangsung," tegas pihak Transjakarta.
Alternatif Moda Transportasi
Bagi penumpang yang terdampak, Transjakarta menyiapkan beberapa opsi perjalanan:
- Menggunakan halte terdekat: Halte Monas, Halte Balaikota, atau Halte Pasar Baru
- Berjalan kaki dengan estimasi waktu 10–15 menit menuju halte alternatif
- Memanfaatkan layanan JR Connexion, MRT, atau KRL Commuter Line untuk perpindahan moda
- Menggunakan moda transportasi online dengan titik penurunan di sekitar halte terdekat
Petugas Transjakarta juga akan ditempatkan di lokasi untuk memberikan informasi langsung kepada penumpang yang kebingungan. Banner informasi dan pengumuman melalui aplikasi mobile telah disiapkan guna meminimalkan kebingungan pengguna jasa.
Koordinasi dengan MRT Jakarta
Proyek MRT Jakarta fase 2A membentang dari Bundaran HI hingga Kota dengan total panjang 5,8 kilometer. Pekerjaan konstruksi dilakukan oleh kontraktor utama Shimizu Corp-Adhi Karya Joint Venture dengan target penyelesaian pada 2029. Pembangunan stasiun bawah tanah di kawasan Kota Tua menjadi salah satu tantangan teknis terbesar karena harus menembus area cagar budaya.
PT MRT Jakarta (Perseroda) menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. "Kami berupaya semaksimal mungkin menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan publik," ujar Direktur Konstruksi MRT Jakarta dalam pernyataan tertulis.
Imbauan untuk Masyarakat
Transjakarta meminta masyarakat yang biasa menggunakan Halte Kebon Sirih arah Kota untuk merencanakan perjalanan lebih awal. Pembaruan informasi terkait penutupan dan pembukaan kembali halte akan disampaikan secara berkala melalui kanal resmi Transjakarta, termasuk media sosial dan aplikasi Tije.
Pekerjaan perbaikan jalan yang dilakukan mencakup penguatan struktur aspal, penataan ulang drainase jalan, serta penyesuaian marka jalur khusus Transjakarta. Setelah pekerjaan rampung, kondisi jalan diharapkan kembali normal dan mampu mendukung kelancaran operasional armada bus rapid transit.
[SOCIAL_TWEET]: Halte Kebon Sirih arah Kota ditutup sementara mulai Jumat malam hingga Senin pagi imbas perbaikan jalan proyek MRT Jakarta. Penumpang dialihkan ke halte terdekat. #Transjakarta #MRTJakart #Jakarta[SOCIAL_TG]: ⚠️ Halte Kebon Sirih arah Kota ditutup 3 hari! Siapkan perjalananmu dari sekarang. Gunakan aplikasi Tije untuk info terkini 🚍
Comments (0)