Harga Emas Sepekan Naik Rp 25.000/Gram, Kini Tembus Level Ini
Pasar logam mulia mencatatkan pergerakan yang cukup dinamis selama sepekan ini. Meski sempat tertekan signifikan di pertengahan pekan, harga emas batangan produksi Antam berhasil bangkit dan mengakhi
Pasar logam mulia mencatatkan pergerakan yang cukup dinamis selama sepekan ini. Meski sempat tertekan signifikan di pertengahan pekan, harga emas batangan produksi Antam berhasil bangkit dan mengakhiri perdagangan dengan penguatan. Berdasarkan laporan yang dilansir media kami dari situs resmi Logam Mulia Antam pada Minggu (5/7/2026), kenaikan harga emas mencapai 0,94% secara mingguan.
Secara nominal, harga emas batangan bertambah Rp 25.000 per gram. Mengawali perdagangan pada Senin 29 Juni 2026, emas dibanderol di level Rp 2.645.000 per gram. Pergerakan positif kemudian terjadi menjelang akhir pekan, di mana harga akhirnya mantap menutup transaksi pada Sabtu 4 Juli 2026 di posisi Rp 2.670.000 per gram.
Koreksi Tajam Hantui Awal Pekan
Perjalanan harga emas menuju penguatan tidak berjalan mulus. Pasar justru dibayangi tekanan jual yang dalam pada tiga hari pertama perdagangan. Rangkaian pelemahan terjadi secara berturut-turut sejak Senin hingga Rabu (1 Juli 2026). Pada periode suram tersebut, harga emas sempat terperosok meninggalkan level pembukaan.
Laporan media kami mencatat, pada awal pekan emas anjlok cukup tajam. Dari posisi awal Rp 2.645.000 per gram, grafik harga terus merosot hingga menyentuh titik terdalamnya di angka Rp 2.625.000 per gram.
Kabar baiknya, tekanan tersebut tidak berlangsung lama. Memasuki Kamis (2 Juli 2026), geliat kebangkitan mulai terasa. Sentimen pasar berangsur membaik dan membalikkan keadaan, memicu kenaikan persisten hingga penutupan transaksi pada akhir pekan. Momentum kenaikan ini berhasil mengikis seluruh kerugian yang terjadi, berbalik mencetak profit mingguan.
Analisis Pergerakan Pasar
Dengan kenaikan tipis tersebut, harga logam mulia membuktikan resiliensinya di tengah fluktuasi pasar. Meskipun selisih harga hanya berbeda tipis dibandingkan pembukaan pekan lalu, reli di pengujung pekan menjadi sinyal positif bagi para investor ritel. Langkah emas yang kembali mendekati level psikologisnya menunjukkan bahwa minat terhadap aset aman masih cukup terjaga.
Pasar kini mencermati bagaimana emas akan bergerak menembus konsolidasi selanjutnya. Pelaku pasar disarankan tetap memantau pergerakan indeks dolar dan kebijakan suku bunga acuan yang kerap menjadi katalis volatilitas harga logam mulia tersebut.
Comments (0)