Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Kesepakatan AS-Iran dan Pembukaan Selat Hormuz

Jakarta - Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan tajam setelah tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang diikuti dengan rencana pembukaan kembali Selat Hormuz. Bl

Jul 08, 2026 - 06:22
0 1
Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Kesepakatan AS-Iran dan Pembukaan Selat Hormuz

Jakarta - Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan tajam setelah tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang diikuti dengan rencana pembukaan kembali Selat Hormuz. Blokade terhadap jalur pelayaran strategis tersebut selama ini menjadi pemicu utama lonjakan harga energi global.

Berdasarkan data perdagangan yang dipantau media kami pada Senin (15/6/2026), kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS ambles 4,8% ke level US$ 80,80 per barel. Sementara itu, minyak mentah Brent yang menjadi patokan harga internasional melemah 3,9% menuju US$ 83,89 per barel.

Penurunan ini terjadi tak lama setelah Presiden AS menyampaikan pengumuman resmi melalui platform media sosial miliknya.

"Dengan ini, kesepakatan dengan Republik Islam Iran telah selesai," tulis Presiden AS tersebut dalam unggahan di Truth Social, dikutip dari laporan CNBC.

Selat Hormuz merupakan jalur air vital yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab dan menjadi rute transit bagi sekitar seperlima dari total pasokan minyak global. Blokade yang berlangsung sejak akhir 2024 silam telah menekan rantai pasokan energi dunia secara signifikan, memicu volatilitas harga yang ekstrem di pasar komoditas.

Kabar perdamaian ini memberikan sinyal kuat bahwa pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah akan segera kembali normal. Pelaku pasar merespons dengan cepat, mendorong aksi jual besar-besaran pada kontrak minyak yang sebelumnya diperdagangkan di level tinggi akibat ketegangan geopolitik.

Ekspektasi Pasokan Kembali Lancar

Analis energi memperkirakan pembukaan Selat Hormuz akan memulihkan distribusi jutaan barel minyak per hari yang selama ini terhambat. Normalisasi jalur pelayaran ini diyakini mampu mengembalikan keseimbangan antara pasokan dan permintaan global yang sempat terguncang.

Proses negosiasi antara Washington dan Teheran disebut berlangsung intensif dalam beberapa pekan terakhir, dengan mediasi dari sejumlah pihak ketiga. Rincian kesepakatan mencakup penghentian blokade secara bertahap, pencabutan sanksi-sanksi tertentu, serta komitmen jangka panjang untuk stabilitas kawasan.

Pelaku pasar kini menanti implementasi konkret di lapangan. Meski harga telah turun signifikan, beberapa trader masih bersikap hati-hati mengingat potensi kendala teknis dalam proses pembukaan kembali jalur pelayaran yang telah lama ditutup. Namun demikian, sentimen positif tetap mendominasi perdagangan awal pekan ini dan diproyeksikan akan berlanjut seiring perkembangan lebih lanjut dari kesepakatan bersejarah tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
jovan-pratama

Editor Sosial Media. Editor tren TikTok, Instagram, dan X.

Comments (0)

User