Hari Kedua Prosesi Pemakaman Khamenei, Gelombang Massa di Teheran Serukan Balas Dendam kepada Trump

Teheran, Warkini.com — Rangkaian prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei memasuki hari kedua, dan kemarahan yang membara di jalan-jalan ibu kota Iran itu semakin sulit terbendung. Puluhan ribu war

Jul 08, 2026 - 04:27
0 0
Hari Kedua Prosesi Pemakaman Khamenei, Gelombang Massa di Teheran Serukan Balas Dendam kepada Trump

Teheran, Warkini.com — Rangkaian prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei memasuki hari kedua, dan kemarahan yang membara di jalan-jalan ibu kota Iran itu semakin sulit terbendung. Puluhan ribu warga memadati jalan raya utama di pusat kota Teheran, bukan hanya untuk memberikan penghormatan terakhir, tetapi juga untuk menyuarakan satu tuntutan yang bergema di sepanjang rute iring-iringan: pembalasan setimpal kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami dari lapangan, rekaman drone yang ditayangkan secara langsung oleh televisi pemerintah memperlihatkan lautan manusia yang mengular bak sungai hitam di tengah kota. Di tengah kerumunan yang bergelombang itu, sebuah truk besar berdesain khusus mengangkut peti jenazah Ali Khamenei bersama empat anggota keluarganya, melintas perlahan dikawal ribuan pelayat yang larut dalam isak tangis dan pekikan amarah.

"Kematian pemimpin kami tidak akan berlalu tanpa balasan. Trump harus merasakan akibat dari setiap tetes darah yang tertumpah di negeri ini!"

Cuaca Teheran yang memanggang tidak menyurutkan langkah para peserta pawai. Selang-selang dari mobil pemadam kebakaran tampak menyemprotkan air dari ketinggian, menciptakan kabut tipis yang sejenak menyejukkan para pelayat yang terus berdatangan. Suasana haru dan amarah bercampur menjadi satu. Di sepanjang jalan, spanduk-spanduk bertuliskan kecaman terhadap Washington dibentangkan, sementara massa secara serempak meneriakkan yel-yel yang menuntut pertanggungjawaban atas wafatnya sang pemimpin tertinggi.

Hari kedua prosesi ini menandai puncak mobilisasi massa yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam beberapa tahun terakhir. Para analis yang diwawancarai media kami menilai bahwa tuntutan balas dendam yang mengemuka secara terbuka ini mencerminkan kedalaman luka politik di Iran, sekaligus menjadi sinyal bahwa tensi antara Teheran dan Washington dapat memasuki babak baru yang lebih panas pasca-kepergian Khamenei. Pemerintah setempat memperkirakan jumlah pelayat akan terus membengkak hingga prosesi pemakaman kenegaraan mencapai titik akhirnya dalam beberapa hari ke depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rangga-pradana

Reporter Lifestyle. Reporter kuliner, travel, dan gaya hidup.

Comments (0)

User