Hutan Kota Rorotan Jadi Oase Hijau di Utara Jakarta
Jakarta – Di tengah padatnya permukiman dan kawasan industri di Jakarta Utara, Hutan Kota Rorotan hadir sebagai oase hijau yang menawarkan udara segar dan ruang rekreasi bagi warga. Kawasan yang te
Jakarta – Di tengah padatnya permukiman dan kawasan industri di Jakarta Utara, Hutan Kota Rorotan hadir sebagai oase hijau yang menawarkan udara segar dan ruang rekreasi bagi warga. Kawasan yang terletak di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, ini menjadi bagian dari upaya serius Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperbanyak Ruang Terbuka Hijau (RTH) sekaligus mengejar target ambisius pada tahun 2045.
Berdasarkan pantauan media kami di lapangan, hutan kota ini dilengkapi dengan jalur pejalan kaki dan jogging track yang teduh, area taman bermain anak, serta beberapa gazebo untuk bersantai. Pepohonan rindang seperti trembesi, mahoni, dan angsana mendominasi lanskap, menciptakan iklim mikro yang lebih sejuk dan menjadi habitat bagi burung-burung lokal. Di beberapa sudut, pengunjung dapat menemukan papan informasi tentang jenis tanaman, sekaligus edukasi pelestarian lingkungan.
“Hutan Kota Rorotan tidak sekadar mempercantik wajah Jakarta Utara, tapi juga menjadi paru-paru kota yang sangat kami butuhkan. Setiap akhir pekan, saya dan keluarga selalu menyempatkan diri ke sini untuk berolahraga ringan dan menikmati suasana alam,” ujar Mulyadi, seorang pengunjung asal Cakung, saat berbincang dengan tim Warkini.com.
Kehadiran ruang hijau semacam ini menjadi krusial seiring rendahnya rasio RTH publik di Jakarta yang saat ini masih berada di kisaran 9,8 persen—jauh dari ketentuan Undang-Undang Penataan Ruang yang mensyaratkan minimal 20 persen RTH publik dan 30 persen total RTH (publik dan privat) dari luas wilayah. Provinsi DKI Jakarta telah mencanangkan target pemenuhan RTH sebesar 30 persen pada 2045 sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Daerah. Untuk itu, pemanfaatan lahan-lahan milik Pemprov DKI yang belum terbangun, seperti di Rorotan, terus dioptimalkan.
Strategi Penambahan RTH dan Keterlibatan Masyarakat
Menurut keterangan resmi yang diterima Warkini.com, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta tidak hanya mengandalkan pembebasan lahan baru, tetapi juga menggencarkan program penghijauan di bantaran sungai, kolong flyover, dan taman-taman lingkungan yang dikelola oleh masyarakat. Di Hutan Kota Rorotan sendiri, sedang disiapkan penambahan fasilitas berupa danau retensi dan area perkemahan mini yang ditargetkan rampung pada triwulan mendatang.
Selain itu, pelibatan komunitas menjadi kunci keberhasilan pengelolaan. Setiap bulan, kelompok tani setempat dan relawan lingkungan mengadakan aksi tanam bersama serta bersih-bersih kawasan. Langkah ini diamini oleh Kepala Seksi Ruang Terbuka Hijau setempat yang menyebutkan bahwa sinergi antara pemerintah dan warga adalah fondasi menjaga hutan kota tetap asri dan berkelanjutan.
Dengan luas yang mencapai sekitar 5 hektare dan terus dikembangkan, Hutan Kota Rorotan diharapkan bisa menjadi model pengembangan RTH di wilayah Jakarta lainnya. Kawasan ini membuktikan bahwa di tengah tekanan urbanisasi dan keterbatasan lahan, ruang hijau tetap bisa dihadirkan untuk meningkatkan kualitas hidup warga Jakarta.
Comments (0)