Inggris Menang Dramatis atas Meksiko di Babak 16 Besar Piala Dunia
Stadion Azteca bergemuruh, Minggu (5/7) malam, saat Inggris menghadapi Meksiko dalam laga 16 besar Piala Dunia 2026. Di hadapan lebih dari 80.000 penonton, The Three Lions sukses mengamankan tiket ke ...
Stadion Azteca bergemuruh, Minggu (5/7) malam, saat Inggris menghadapi Meksiko dalam laga 16 besar Piala Dunia 2026. Di hadapan lebih dari 80.000 penonton, The Three Lions sukses mengamankan tiket ke perempat final setelah meraih kemenangan dramatis 3-2 atas tuan rumah yang tampil penuh semangat. Harry Kane menjadi pahlawan dengan gol penentu kemenangan di menit-menit krusial.
Awal Mula yang Mengejutkan
Inggris langsung mengambil inisiatif sejak menit awal. Gol cepat dari Jude Bellingham pada menit ke-14 membawa tim tamu unggul. Gelandang muda Real Madrid itu melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi kiper veteran Meksiko, Guillermo Ochoa. Keunggulan Inggris bertambah pada menit ke-38 ketika Bukayo Saka memanfaatkan umpan tarik Trent Alexander-Arnold untuk menggandakan skor. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Kebangkitan Meksiko yang Mengguncang
Memasuki babak kedua, Meksiko tampil berbeda. Dukungan penuh suporter membuat intensitas permainan mereka meningkat drastis. Hirving Lozano memperkecil ketertinggalan pada menit ke-55 lewat aksi individu yang diakhiri dengan tembakan menyilang ke tiang jauh. Gol tersebut seolah menjadi titik balik. Sepuluh menit kemudian, Santiago Giménez sukses menyamakan skor menjadi 2-2 melalui sundulan memanfaatkan umpan silang Luis Chávez. Stadion Azteca meledak, momentum sepenuhnya berada di kubu Meksiko.
Harry Kane, Sang Penentu
Di tengah tekanan yang begitu kuat, sosok kapten sekaligus mesin gol Inggris tampil sebagai penentu nasib. Pada menit ke-83, sebuah bola liar hasil kemelut di kotak penalti Meksiko disambar oleh Harry Kane dengan naluri striker murni. Tanpa banyak berfikir, ia melepaskan tendangan kaki kanan yang menembus sela-sela kaki Ochoa. Gol ketiga Inggris itu seketika membungkam pendukung tuan rumah. Kane yang biasanya tenang terlihat sangat emosional saat merayakan gol tersebut bersama rekan-rekannya—sebuah gambaran tentang arti penting laga tersebut.
"Saya sangat bangga dengan tim. Kami menunjukkan mentalitas juara untuk bangkit setelah unggulan sempat direbut lawan," ujar Kane singkat usai pertandingan. Striker 32 tahun itu kini telah mengoleksi lima gol di turnamen ini, menempatkannya di puncak daftar pencetak gol sementara.
Momen-Momen Penuh Ketegangan
Laga belum usai meski Inggris kembali unggul. Meksiko melancarkan serangan total di sisa waktu. Pada menit ke-89, bek Edson Álvarez nyaris menjadi pahlawan andai sundulan kepalanya yang mengarah ke sudut atas gawang tidak ditepis dengan cemerlang oleh kiper Jordan Pickford. Bola yang membentur mistar gawang kemudian membuat jantung para pemain dan pendukung Inggris hampir copot. Serangan bergelombang terus dilancarkan Meksiko, namun disiplin pertahanan Inggris—yang dikomandoi oleh John Stones—mampu meredam setiap upaya hingga wasit meniup peluit panjang.
Perempat Final Menanti
Kemenangan ini menjaga rekor sempurna Inggris di Piala Dunia 2026: belum pernah kalah dan hanya kebobolan tiga gol dalam empat pertandingan. Selanjutnya, mereka akan menghadapi pemenang antara Prancis dan Jepang di perempat final. Laga yang dipastikan akan kembali menjadi ujian berat bagi pasukan Gareth Southgate—yang sebelumnya disebut-sebut akan mundur, namun kini berpeluang melanjutkan tongkat kepemimpinan.
Bagi Meksiko, tersingkir di babak 16 besar di kandang sendiri tentu sangat mengecewakan. Meski tampil dengan determinasi tinggi, mereka harus menerima kenyataan bahwa langkah mereka terhenti. Pelatih Jaime Lozano menyampaikan apresiasi atas perjuangan timnya. "Kami meninggalkan lapangan dengan kepala tegak. Para pemain telah memberikan segalanya," ucapnya.
Piala Dunia 2026 terus memberikan drama tak terduga, dan laga ini menjadi salah satu yang akan dikenang oleh para penikmat sepak bola global.
Baca juga:
Comments (0)