Jadi Ketum TP Sriwijaya, Sultan Siap Perkuat Visi Pembangunan Daerah
Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin resmi menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya. Pengangkatan ini dilakukan melalui mekanisme musyawarah mufakat d
Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin resmi menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya. Pengangkatan ini dilakukan melalui mekanisme musyawarah mufakat dalam Musyawarah Besar (Mubes) XIII TP Sriwijaya yang berlangsung di Hotel Redtop, Jakarta Pusat. Proses penunjukan berjalan lancar dan mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas organisasi ini sejak awal pendiriannya.
TP Sriwijaya merupakan organisasi kemasyarakatan yang memiliki akar sejarah kuat. Organisasi ini menaungi masyarakat perantau asal Sumatera Bagian Selatan dan didirikan pada tahun 1968 oleh para mantan pejuang Tentara Pelajar Sumatera Bagian Selatan. Sejak berdiri, TP Sriwijaya konsisten mengusung visi untuk turut serta mendukung agenda pembangunan daerah asal, sekaligus mempererat solidaritas antar perantau di tanah rantau.
Komitmen Sultan Baktiar Najamudin
Meski menerima amanah sebagai ketua umum, Sultan Baktiar Najamudin tetap rendah hati. Ia mengaku bahwa masih banyak tokoh-tokoh dari Sumatera Bagian Selatan yang dinilai lebih layak untuk memimpin organisasi bersejarah ini. Namun, kepercayaan yang diberikan para peserta Mubes membuatnya mantap untuk mengemban tanggung jawab besar tersebut.
"Saya menyadari betul bahwa masih banyak tokoh Sumatera Bagian Selatan yang sesungguhnya lebih pantas memimpin TP Sriwijaya. Namun, amanah ini saya terima sebagai wujud komitmen pribadi untuk ikut memperkuat visi pembangunan daerah dan menjaga silaturahmi antar sesama putra daerah," ujar Sultan dalam sambutannya, sebagaimana dirilis dalam laporan media kami.
Dengan kepemimpinan baru di bawah figur Sultan yang juga menjabat sebagai Ketua DPD RI, diharapkan TP Sriwijaya dapat semakin berperan strategis dalam menjembatani aspirasi masyarakat Sumatera Bagian Selatan di tingkat nasional. Kombinasi antara pengalaman di legislatif dan jaringan organisasi kemasyarakatan diyakini akan membawa energi baru bagi upaya percepatan pembangunan di wilayah Sumsel dan sekitarnya.
Mubes XIII TP Sriwijaya ini juga menjadi momentum penting untuk konsolidasi internal organisasi. Para peserta yang hadir dari berbagai wilayah di Indonesia menyepakati sejumlah program strategis yang akan menjadi fokus kerja kepengurusan periode mendatang, termasuk di bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan pelestarian budaya daerah.
Comments (0)