Jakarta — Danantara Resmi Gabungin 4 BUMN Asset Management

Kabarnya sih, ini bukan sekadar kabar angin, ya, guys. BPI Danantara akhirnya resmi nge-merge empat perusahaan BUMN yang bergerak di sektor asset managemen

Jul 08, 2026 - 03:21
0 0
Jakarta — Danantara Resmi Gabungin 4 BUMN Asset Management

Kabarnya sih, ini bukan sekadar kabar angin, ya, guys. BPI Danantara akhirnya resmi nge-merge empat perusahaan BUMN yang bergerak di sektor asset management. Keputusan besar ini diambil dalam rapat yang berlangsung pada Selasa, 7 Juli 2026, dan langsung dihadiri jajaran petinggi. Jadi, nggak tanggung-tanggung, ya, langsung dari para pemegang kendali utama.

Siapa Aja yang Merger?

Nah, ini dia daftar keempat entitas yang sekarang udah sah jadi satu kesatuan. Mereka adalah:

  • PNM Investment Management
  • BN Asset Management (Eh, siapa nih? inside joke dikit)
  • BRI Manajemen Investasi
  • dan yang ditunjuk sebagai surviving entity-nya adalah Mandiri Manajemen Investasi.

Jadi intinya, semua aset dan kelolaan mereka bakal dipusatkan ke Mandiri Manajemen Investasi sebagai platform besarnya. Bisa dibilang, mereka langsung fusion dance gitu, deh, dan Mandiri M Investasi yang jadi "Final Boss" baru!

Pertemuan penting ini dihadiri langsung oleh CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, bareng COO Danantara yang juga Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, dan CIO Danantara, Pandu Sjahrir. Bener-bener line-up dream team-nya, nggak kaleng-kaleng!

“Merger ini merupakan bagian dari upaya membangun platform pengelolaan aset yang lebih terintegrasi, efisien, dan profesional guna mengoptimalkan nilai aset negara,” jelas Dony Oskaria lewat keterangan tertulisnya.

Jadi, langkah ini bukan cuma buat keren-kerenan aja, tapi emang strategi buat bikin pengelolaan aset negara makin on point dan powerful. Bayangin aja, kalau tadinya terpisah-pisah kayak geng-gengan kecil, sekarang jadi satu supergroup. Lebih efisien, lebih fokus, dan pastinya bisa lebih optimal dalam unlock value aset-aset negara yang selama ini mungkin underperform.

Kira-kira, dampaknya ke investor ritel bakal kayak gimana, ya? Produk reksa dana andalan kalian bakal makin cuan atau malah ada penyesuaian? Drop your thoughts di kolom komentar, gengs! Jangan lupa juga kasih tau, dari keempat entitas tadi, kalian paling sering pakai produk yang mana?

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User