JAKARTA — Dewan Pers Kasih Mandat RRI Gelar UKW Siber, Siap-siap Jagoan Digital!

Finally, Sertifikasi Buat Para Wartawan Era TikTok Bestie, dunia jurnalistik lagi glow up nih! Dewan Pers baru aja resmi ngasih Surat Keputusan (SK) lisen

Jul 09, 2026 - 19:12
0 1

Finally, Sertifikasi Buat Para Wartawan Era TikTok

Bestie, dunia jurnalistik lagi glow up nih! Dewan Pers baru aja resmi ngasih Surat Keputusan (SK) lisensi ke LPP Radio Republik Indonesia (RRI) buat nyelenggarain Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Siber. Basically, RRI sekarang punya badge of honor buat ngetes dan nge-sertifikasi para jurnalis yang udah melek digital di seluruh Indonesia. Serah terima SK-nya langsung dilakukan di kantor pusat RRI, Jalan Medan Merdeka Barat, Selasa (7/7/2026), dari Anggota Dewan Pers Maha Eka Swasta ke Dirut LPP RRI Hendrasmo.

Ini bukan cuma acara serah terima biasa, gengs. Ini adalah big win buat ekosistem pers nasional, terutama di tengah gempuran era AI dan media sosial yang makin wild. Jadi, para jurnalis kita gak cuma keren di lapangan, tapi juga punya sertifikat yang valid biar makin dipercaya publik. No debat!

Modul Standar Dewan Pers: A-Z Jurnalisme Siber

Kok bisa RRI yang dipilih? Ternyata oh ternyata, RRI udah berhasil bikin modul UKW Siber yang on point banget dan memenuhi standar Dewan Pers. Yang lebih kece, modul ini juga bisa dipakai sama lembaga penguji lain. Jadi gak cuma buat internal RRI doang, tapi buat semua jurnalis di tanah air. Anggota Dewan Pers Maha Eka Swasta bilang, pengesahan lisensi ini punya arti penting banget buat RRI dan penguatan pers nasional. Katanya:

"Pengesahan lisensi ini memiliki arti penting bagi LPP RRI dan bagi penguatan ekosistem pers nasional."

Pokoknya, ini adalah langkah maju buat bikin pers kita makin berkelas di ranah digital, gak kalah sama media asing.

RRI: Budget Tipis, Tapi Soal Kualitas Jurnalis Pantang Mundur

Walau semangatnya menggebu-gebu, ada plot twist yang bikin kita salfok. Dirut RRI Hendrasmo ngaku kalau mereka masih berjuang di tengah keterbatasan anggaran. Tapi, bukan RRI namanya kalau nyerah gitu aja. Quality over budget! Ini dia pernyataan tegasnya:

"Walaupun anggaran kami terbatas, ada nilai yang terus kami perjuangkan, di antaranya membangun human capital kami."

Salute banget, kan? Sampai saat ini, RRI bareng Dewan Pers udah nge-sertifikasi sekitar 960 wartawan dan penyiar. Angka itu udah lebih dari setengah total pasukan jurnalis mereka. Plus, RRI adalah satu-satunya lembaga yang ngadain sertifikasi buat wartawan radio di Indonesia. Jadi mereka gak cuma update di ranah siber, tapi juga tetep jagoan di format suara.

RRI Makin Multiplatform, Anak Muda Makin Kepincut

Transformasi RRI jadi media multiplatform ternyata bikin makin banyak yang jatuh hati. Berdasarkan survei AC Nielsen 2024, RRI menguasai 46% pangsa pendengar. Sebuah angka yang nunjukin kalau radio adalah timeless, apalagi kalau udah menyesuaikan diri dengan teknik jurnalisme digital yang mumpuni. Sekarang, RRI gak cuma voice of the nation lewat radio, tapi juga lewat portal berita, podcast, sosmed, dan segala rupa konten kece yang bisa kamu akses di layar ponsel.

Kira-kira, dengan adanya sertifikasi jurnalisme siber ini, akankah makin banyak media yang ikutan upgrade kualitas? Atau malah jadi tantangan baru buat para jurnalis yang belum terbiasa sama ekosistem digital? Drop pendapat kamu di kolom komentar, yaa! Jangan lupa ikutan polling kita: "Menurut kamu, seberapa penting sertifikasi buat wartawan di era sekarang? A. Penting banget biar gak ada hoaks, B. Penting, tapi bukan satu-satunya indikator, C. Biasa aja, yang penting karya."

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User