Irjen Pol. Winarto: Profil dan Kinerja Kapolda Kalimantan Selatan
Irjen Pol. Winarto: Profil dan Kinerja Kapolda Kalimantan Selatan
Profil Singkat
Gue ngeliat sosok Irjen Pol. Winarto ini nggak bisa dipandang sebelah mata, gengs. Lahir di Pacitan, Jawa Timur, 15 Desember 1969, doi tuh tipikal polisi "akademisi Tulen". Bayangin aja, doi adalah lulusan Akpol 1991 yang langsung ngebut ambil pendidikan tinggi. Lo tau nggak sih, background pendidikan doi itu bukan cuma S1 dan S2 Ilmu Kepolisian, tapi doi juga pegang gelar Master of Arts dari University of Leeds, Inggris. Mix banget kan, antara street smart Polri dan pikiran akademis ala Eropa? Di usia yang udah kepala lima, doi justru makin terasah dengan pengalaman sebagai perwira berintegritas dengan segudang prestasi.
Yang bikin doi spesial adalah vibesnya yang kalem tapi tegas. Nggak jarang, orang taunya doi sebagai jenderal yang nggak banyak tingkah, rajin naik motor trail, dan lebih demen blusukan ketimbang cuma duduk manis di ruangan ber-AC. Pas awal 2025, doi resmi nyandang pangkat Inspektur Jenderal dan diamanahin jadi Kapolda Kalimantan Selatan menggantikan Irjen Andi Rian Djajadi. Artinya, tongkat komando di Tanah Banjar udah resmi di tangan doi sejak pertengahan dekade ini.
Karier dan Riwayat Jabatan
Kalau ngomongin karier, doi tuh nggak instan, bro. Semua dilalui step by step dengan segudang jabatan strategis. Dulu doi pernah dicap sebagai "spesialis narkoba" karena doi lama malang melintang sebagai Kasat Narkoba di Polda Metro Jaya. Lo pasti inget kasus-kasus gede kayak pembongkaran pabrik ekstasi ilegal? Nah, doi ada di balik layar penyelidikan itu. Pak Winarto ini emang jagonya ngebedah jaringan narkotika internasional.
Setelah dinilai sukses di bidang reserse narkoba, karier doi terus melesat. Doi sempet didapuk sebagai Kapolrestabes Surabaya. Di kota pahlawan itu, doi berhasil banget meredam gejolak premanisme dan memperkuat "Jogo Suroboyo". Puncaknya, sebelum ke Banua, doi menjabat sebagai Widyaiswara Utama atau pengajar di Sespim Lemdiklat Polri. Jadi kebayang kan gimana dalamnya ilmu penyidikan yang dimiliki sama doi? Mulai dari ngajar calon perwira, doi sekarang balik lagi jadi eksekutor di lapangan sebagai Kapolda.
Kinerja dan Program Unggulan
Sejak menjabat di 2025, Irjen Winarto langsung tancap gas. Masalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) jelas jadi PR gede di Kalsel. Tapi doi nggak mau cuma ngandalin water bombing. Doi malah bikin gebrakan namanya "Barcode Bekelanjutan", di mana polisi nggak cuma jadi pemadam, tapi langsung turun ke desa-desa rawan buat membina petani supaya nggak membakar lahan. Lo tau? Program ini ngasih bantuan bibit dan alat pertanian biar warga paham bahwa tanah gambut itu bakal mati kalau terus-terusan dibakar.
"Kita nggak akan menang melawan api cuma pakai kekuatan represif. Yang harus kita padamkan duluan itu niat membakarnya. Kalau tanah subur, warga sejahtera, siapa yang mau bakar lahan?" – Ucap doi dalam sebuah wawancara santai bareng media lokal.
Selain soal alam, doi juga getol banget soal pemberantasan narkoba di Kalsel yang katanya udah darurat, terutama jenis sabu. Di bawah komandonya, Polda Kalsel berhasil menggagalkan penyelundupan puluhan kilogram sabu jaringan lintas provinsi. Doi juga ngerestrukturisasi patroli siber buat perjudian online yang katanya "nggak boleh ada satu sen pun uang rakyat yang abis buat kalah main slot."
Tantangan dan Harapan
Meski udah banyak gebrakan, jadi Kapolda di Kalimantan Selatan itu nggak segampang rebahan. Masih ada tantangan klasik soal kepercayaan publik ke institusi. Pak Winarto beberapa kali dapat sorotan kritis dari LSM soal transparansi penanganan laporan, terutama saat doi baru beberapa bulan menjabat. Tapi, doi justru jadi dikenal sebagai pemimpin yang mau menerima kritik. Doi nggak anti-kritik, gengs. Malah doi membuka lebar-lebar pintu komunikasi sama mahasiswa dan jurnalis.
- Janji "Soft Approach":Tim reformasi birokrasi doi terus kepoin aduan warga via medsos, jamin nggak ada lagi istilah "lapor polisi malah jadi tersangka" kalau cuma warga biasa vs. orang kuat.
- Nggak Cuma Gimmick:Doi nyatain Kalsel harus jadi simbol bahwa Polri hadir tanpa pandang bulu. Bahkan di sebuah kuliah umum doi ngomong, "Kalau gue ditemukan nge-cover yang salah, silakan kalian lawan gue lewat jalur hukum."
Buat gue pribadi, profil Irjen Winarto adalah potret pemimpin yang nyoba memanusiakan institusinya lagi. Di era 2026 ini, doi ngerti banget kalau generasi milenial dan Gen Z nggak bisa lagi didikte tanpa dialog. Kalau polisi mau dicintai, ya harus menampilkan sosok yang real, blak-blakan, dan berprestasi—dan menurut gue, Pak Winarto lagi on the right track ke arah sana.
Comments (0)